
Pantau - Tingkat inflasi tahunan Australia meningkat menjadi 4 persen pada Agustus 2026 dari 3,5 persen pada Juli, berdasarkan data resmi Biro Statistik Australia (Australian Bureau of Statistics/ABS).
Indeks Harga Konsumen (IHK) tercatat naik 4 persen dalam periode 12 bulan hingga Agustus 2026.
Perumahan dan Transportasi Dorong Inflasi
Rata-rata terpangkas tahunan (annual trimmed mean) yang digunakan sebagai salah satu ukuran inflasi mendasar bertahan pada level 3,6 persen selama tiga bulan berturut-turut.
Australian Broadcasting Corporation melaporkan para ekonom sebelumnya secara umum memperkirakan pertumbuhan IHK mencapai 4,1 persen pada Agustus.
Perkiraan untuk rata-rata terpangkas berada pada angka 3,6 persen atau sama dengan realisasi yang diumumkan ABS.
Menurut ABS, biaya perumahan menjadi pendorong utama inflasi tahunan dengan kenaikan sebesar 5,7 persen hingga Agustus.
Harga transportasi juga meningkat sebesar 5,6 persen yang antara lain dipengaruhi kenaikan harga bahan bakar.
Bank Sentral Australia Naikkan Suku Bunga
Data inflasi tersebut dirilis setelah Reserve Bank of Australia (RBA) menaikkan target suku bunga pasar uang atau cash rate target pada Selasa, 29 September 2026.
RBA menaikkan suku bunga dari 4,35 persen menjadi 4,60 persen atau mencapai level tertinggi sejak November 2011.
Bank sentral Australia menyebut tekanan inflasi yang berkaitan dengan perkembangan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) dan konflik di Timur Tengah sebagai alasan kenaikan tersebut.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf




