
Pantau - Harga properti hunian swasta di Singapura meningkat 1,4 persen secara kuartalan pada kuartal III 2026, lebih tinggi dibandingkan kenaikan 0,5 persen pada kuartal sebelumnya, berdasarkan perkiraan awal Otoritas Pembangunan Kembali Perkotaan (Urban Redevelopment Authority/URA).
Data awal yang dirilis URA pada Kamis, 1 Oktober 2026, menunjukkan pertumbuhan harga properti hunian swasta mengalami percepatan pada periode Juli hingga September.
Harga Rata-Rata Naik 0,9 Persen per Kuartal
Dalam tiga kuartal pertama 2026, indeks harga properti hunian swasta Singapura meningkat rata-rata 0,9 persen setiap kuartal.
URA menyebut angka tersebut tidak berubah dibandingkan rata-rata kenaikan kuartalan selama periode yang sama pada 2025.
Pemerintah Singapura mempertahankan pasokan perumahan swasta pada tingkat tinggi melalui Program Penjualan Tanah Pemerintah (Government Land Sales Program) untuk memenuhi permintaan perumahan sekaligus menjaga stabilitas pasar.
Singapura Siapkan Ribuan Hunian Baru
Sebanyak 4.745 unit hunian swasta akan diluncurkan melalui Confirmed List pada paruh kedua 2026.
Tambahan tersebut membuat total pasokan dalam Confirmed List sepanjang 2026 mencapai 9.320 unit.
Menurut URA, jumlah tersebut lebih dari 50 persen di atas rata-rata pasokan tahunan selama 10 tahun terakhir.
Dengan penambahan pasokan tersebut, jumlah hunian swasta yang diperkirakan rampung dalam beberapa tahun mendatang mencapai sekitar 60.600 unit.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf




