
Pantau - Pemerintah Provinsi Papua melalui Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mendorong penambahan kuota bahan bakar minyak (BBM) subsidi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, sektor industri, serta mendukung pelaksanaan Proyek Strategis Nasional di Papua.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas ESDM Provinsi Papua Karsudi mengatakan di Jayapura, Senin (5/10/2026), kuota BBM yang tersedia saat ini dinilai belum mencukupi seiring meningkatnya kebutuhan di daerah tersebut.
"Meski begitu kuota yang ada ini kurang oleh sebab itu kami sedang berupaya untuk meningkatkan penambahan kuota BBM, terutama untuk memenuhi kebutuhan industri dan guna menunjang proyek strategis nasional yang ada di Papua," ujarnya.
Kota Jayapura Mendapat Alokasi BBM Terbesar
Berdasarkan data Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas (BPH Migas), total kuota BBM yang dialokasikan untuk Papua meliputi 44.396 kiloliter minyak solar, 40.804 kiloliter minyak tanah, dan 118.542 kiloliter Pertalite.
Dari sembilan wilayah di Provinsi Papua, Kota Jayapura memperoleh alokasi BBM terbesar.
"Dan dari sembilan wilayah di Provinsi Papua, Kota Jayapura mendapatkan alokasi terbesar yakni minyak solar 29.573 kiloliter, minyak tanah 18.988 kiloliter, dan pertalite 58.676 kiloliter," katanya.
Kabupaten Biak Numfor mendapat kuota 5.006 kiloliter solar, 5.162 kiloliter minyak tanah, dan 15.102 kiloliter Pertalite.
Sementara Kabupaten Jayapura memperoleh alokasi 5.522 kiloliter solar, 6.829 kiloliter minyak tanah, serta 18.613 kiloliter Pertalite.
Karsudi menjelaskan peningkatan kebutuhan BBM antara lain dipengaruhi bertambahnya jumlah kendaraan dan aktivitas masyarakat di Papua.
"Peningkatan kebutuhan BBM tidak terlepas dari bertambahnya jumlah kendaraan serta aktivitas masyarakat sehingga kondisi tersebut perlu diikuti dengan penyesuaian kuota agar ketersediaan BBM dapat memenuhi kebutuhan di lapangan," katanya lagi.
Pemprov Papua Memperkuat Infrastruktur Distribusi BBM
Pemprov Papua melakukan koordinasi dengan pihak terkait untuk mengupayakan penambahan kuota sekaligus memastikan distribusi BBM berjalan sesuai kebutuhan dan peruntukannya.
Pemerintah daerah juga terus berkoordinasi dengan para pemangku kepentingan untuk menjaga kelancaran distribusi sehingga kebutuhan masyarakat dan sektor pembangunan dapat terpenuhi.
Selain mengupayakan tambahan kuota, Pemprov Papua menyiapkan penguatan infrastruktur distribusi BBM melalui pembangunan fasilitas baru.
"Selain penambahan kuota, pemerintah daerah menyiapkan penguatan infrastruktur distribusi BBM, termasuk rencana pembangunan SPBU di Koya Koso yang diarahkan untuk melayani kebutuhan solar sektor industri," ujarnya.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf




