HOME  ⁄  Ekonomi

Pemkot Bogor Targetkan Trase Baru Jalan Saleh Danasasmita Rampung Akhir Oktober 2026, Progres Pembangunan Capai 79 Persen

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Pemkot Bogor Targetkan Trase Baru Jalan Saleh Danasasmita Rampung Akhir Oktober 2026, Progres Pembangunan Capai 79 Persen
Foto: (Sumber :Wali Kota Bogor Dedie A Rachim meninjau pembangunan trase baru Jalan Saleh Danasasmita di Kota Bogor, Jawa Barat, Rabu (7/10/2026). ANTARA/HO-Humas Pemkot Bogor.)

Pantau - Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor, Jawa Barat, memastikan pembangunan trase baru Jalan Saleh Danasasmita di kawasan Batutulis, Kecamatan Bogor Selatan, ditargetkan rampung pada akhir Oktober 2026 setelah progres pengerjaan mencapai 79 persen.

Wali Kota Bogor Dedie A Rachim menyampaikan bahwa pembangunan jalan tersebut berjalan lebih cepat dari jadwal dengan deviasi positif sebesar dua persen dibandingkan rencana pekerjaan.

Kepastian itu disampaikan Dedie setelah meninjau langsung lokasi pembangunan trase baru Jalan Saleh Danasasmita di Kota Bogor, Rabu (7/10/2026).

"Ya, hari ini tadi saya mendapatkan informasi capaian sudah di 79 persen. Alhamdulillah, mudah-mudahan sesuai dengan target di akhir bulan Oktober ini bisa selesai sepenuhnya 100 persen," kata Dedie.

Pembangunan Jalan Utama Selesai Dibeton, Pemkot Bogor Lanjutkan Penataan Kawasan

Dedie menjelaskan bahwa sejumlah pekerjaan utama dalam pembangunan trase baru Jalan Saleh Danasasmita telah diselesaikan, termasuk pengecoran beton pada jalur utama.

Pembangunan tembok penahan tanah di titik awal trase juga telah dilakukan bersamaan dengan pengerjaan saluran drainase dan jalur pejalan kaki.

Sementara itu, pekerjaan yang masih berlangsung mencakup penataan lahan untuk ruang terbuka hijau (RTH) yang direncanakan terhubung langsung dengan kawasan Leuweung Batutulis.

Untuk mendukung penataan tersebut, Dedie meminta Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Bogor segera membongkar bangunan yang masih berdiri di bagian ujung trase.

"Jadi ada sedikit catatan, untuk lahan bangunan yang ada di ujung, saya minta ke Dinas PUPR untuk segera dibongkar untuk nanti dijadikan sebagai taman. Jadi artinya nyambung dengan Leuweung Batutulis," ujarnya.

Penataan kawasan hijau tersebut juga harus mempertimbangkan karakteristik tanah di sekitar Leuweung Batutulis yang berada pada area tebing.

Menurut Dedie, tidak semua jenis pohon dapat ditanam di kawasan tersebut karena kondisi struktur tanah perlu diperhatikan untuk menjaga kestabilan lereng.

Pemkot Bogor akan menentukan jenis tanaman yang sesuai agar program penghijauan tidak meningkatkan risiko pergerakan tanah maupun potensi bencana pada masa mendatang.

Wali Kota Bogor Pastikan Keamanan Underpass Sebelum Dibuka untuk Masyarakat

Selain memantau pembangunan trase baru, Dedie turut memberikan perhatian terhadap kesiapan underpass atau jalan lintas bawah di kawasan Batutulis.

Ia mengungkapkan telah menjalin komunikasi dengan Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan untuk memastikan kondisi infrastruktur tersebut aman sebelum digunakan masyarakat.

Dedie menjelaskan bahwa pembangunan underpass merupakan bagian dari proyek strategis nasional yang berada di bawah kewenangan Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perkeretaapian.

Karena itu, koordinasi antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat diperlukan untuk memastikan kesiapan seluruh fasilitas pendukung sebelum akses jalan dibuka.

"Jadi saya ingin memastikan nanti pas dibuka untuk masyarakat dan menjelang porprov, kondisinya sudah aman, sudah bisa dilalui," kata Dedie.

Pemkot Bogor menargetkan penyelesaian seluruh pekerjaan trase baru Jalan Saleh Danasasmita pada akhir Oktober 2026, dengan tetap memperhatikan keamanan infrastruktur, penataan lingkungan, dan kesiapan akses bagi masyarakat.

Penulis :
Ahmad Yusuf
FLOII 2026