
Pantau - PT PLN Batam, Kepulauan Riau, berhasil memulihkan pasokan listrik setelah gangguan sistem kelistrikan menyebabkan pemadaman meluas di sejumlah wilayah Kota Batam pada Senin (12/10/2026) pukul 06.37 WIB.
Sekretaris Perusahaan PT PLN Batam Rudi Antono mengatakan gangguan tersebut diduga dipicu oleh masuknya hewan liar ke area Gardu Induk Sungai Harapan.
Akibat kejadian itu, instalasi kelistrikan mengalami gangguan yang berdampak pada pasokan listrik kepada pelanggan di sejumlah wilayah.
“Berdasarkan indikasi awal, gangguan diduga dipicu oleh masuknya hewan liar ke area Gardu Induk Sungai Harapan yang menyebabkan gangguan pada instalasi kelistrikan hingga berdampak pada pasokan listrik di sejumlah wilayah,” katanya dalam keterangan resmi di Batam, Selasa (13/10/2026).
Rudi menegaskan penyebab pasti gangguan masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut oleh tim teknis bersama pihak berwenang.
PLN Batam Pulihkan 98 Persen Pasokan Listrik Pelanggan
PLN Batam melakukan pemulihan sistem kelistrikan secara bertahap sejak gangguan terjadi pada Senin pagi.
Proses penormalan menunjukkan perkembangan signifikan sejak Senin malam setelah petugas teknis dan operasional melakukan berbagai langkah perbaikan.
Berdasarkan data PLN Batam pada Selasa (13/10/2026) pukul 04.00 WIB, sebanyak 98 persen pasokan listrik pelanggan telah kembali menyala.
Sementara itu, pemulihan beban listrik yang sebelumnya padam telah mencapai 99 persen.
PLN Batam juga memastikan seluruh gardu induk dan jaringan transmisi terdampak telah kembali beroperasi secara normal.
Tingkat pemulihan gardu induk dan transmisi di Kota Batam tercatat mencapai 100 persen.
Pemulihan jaringan distribusi terus dilakukan untuk memastikan pasokan listrik kepada seluruh pelanggan terdampak kembali tersedia.
Pemulihan Dilakukan Bertahap dengan Mengutamakan Keselamatan
Rudi menjelaskan pemulihan sistem kelistrikan membutuhkan sejumlah tahapan teknis untuk menjaga kestabilan jaringan.
Langkah tersebut mencakup pemeriksaan dan penormalan pembangkit, sinkronisasi unit, serta pemulihan jaringan transmisi dan distribusi.
“Pemulihan dilakukan melalui tahapan teknis yang terukur, mulai dari pemeriksaan dan penormalan pembangkit, sinkronisasi unit, hingga pemulihan jaringan transmisi dan distribusi. Seluruh proses turut dilaksanakan dengan tetap mengutamakan keselamatan, kestabilan, dan keandalan sistem kelistrikan,” katanya.
Menurut Rudi, keberhasilan pemulihan tersebut merupakan hasil kerja intensif seluruh tim teknis dan operasional PLN Batam.
Meskipun kondisi kelistrikan telah kembali normal, perusahaan tetap menyiagakan petugas untuk memantau perkembangan sistem.
Pemantauan dilakukan guna memastikan pasokan listrik tetap stabil dan gangguan serupa dapat ditangani apabila kembali terjadi.
PLN Batam Siapkan Kompensasi bagi Pelanggan Terdampak
Selain melakukan pemulihan, PLN Batam menyatakan komitmennya untuk memenuhi hak pelanggan sesuai standar mutu pelayanan yang berlaku.
Perusahaan akan memberikan kompensasi apabila gangguan listrik melampaui standar Tingkat Mutu Pelayanan (TMP) atau Service Level Agreement (SLA) yang telah diperjanjikan.
“Apabila gangguan yang terjadi melampaui standar Tingkat Mutu Pelayanan (TMP) atau Service Level Agreement (SLA) yang diperjanjikan, PLN Batam akan memberikan kompensasi sesuai ketentuan yang berlaku,” kata Rudi.
Bagi pelanggan reguler, kompensasi diberikan sebesar 10 persen dari biaya beban bulanan.
Ketentuan tersebut mengacu pada Peraturan Gubernur Kepulauan Riau Nomor 22 Tahun 2017.
Sementara itu, pelanggan layanan keandalan berhak mendapatkan kompensasi sebesar 15 hingga 25 persen dari Rupiah Pemakaian Tenaga Listrik (RPTL), sesuai jenis layanan yang diperjanjikan.
Kompensasi tersebut akan diberikan secara otomatis melalui tagihan listrik berikutnya.
Pelanggan tidak perlu mengajukan klaim secara terpisah untuk memperoleh kompensasi apabila memenuhi ketentuan yang berlaku.
PLN Batam Minta Maaf atas Pemadaman Listrik
PLN Batam menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan akibat gangguan kelistrikan tersebut.
Perusahaan juga mengapresiasi kesabaran dan dukungan pelanggan selama proses pemulihan berlangsung.
PLN Batam memastikan petugas teknis dan operasional tetap melakukan pemantauan untuk menjaga keandalan pasokan listrik di Kota Batam.
Sementara itu, penelusuran penyebab pasti gangguan di Gardu Induk Sungai Harapan masih terus dilakukan.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf




