
Pantau - Pemerintah Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah, telah merealisasikan program cetak sawah seluas 4.491,30 hektare dari target 7.051,66 hektare yang tersebar di 10 kecamatan sebagai bagian dari upaya mendukung swasembada pangan nasional pada 2026.
Ketua Pelaksana Kegiatan Cetak Sawah Kabupaten Kapuas, Hargatin, menyampaikan perkembangan tersebut di Kuala Kapuas, Selasa (13/10/2026).
Menurut laporan pemerintah daerah, realisasi program tersebut tercatat mencapai 76,96 persen, sementara luas lahan yang masih perlu diselesaikan sekitar 2.560,36 hektare.
"Untuk realisasi kegiatan cetak sawah di 10 kecamatan sampai saat ini sudah mencapai 4.491,30 hektare atau 76,96 persen dari target 7.051,66 hektare," kata Hargatin.
Program Cetak Sawah Kapuas Tersebar di 10 Kecamatan
Hargatin menjelaskan bahwa pelaksanaan program cetak sawah terus dipercepat di sejumlah wilayah Kabupaten Kapuas.
Program tersebut dilaksanakan di Kecamatan Bataguh, Dadahup, Kapuas Barat, Kapuas Hilir, dan Kapuas Kuala.
Selain itu, kegiatan cetak sawah juga berlangsung di Kecamatan Kapuas Murung, Kapuas Timur, Mantangai, Selat, dan Tamban Catur.
Pengerjaan dilakukan dengan memperhatikan kondisi lahan serta kesiapan masing-masing wilayah.
Menurut Hargatin, pertimbangan tersebut diperlukan agar pelaksanaan program dapat berjalan secara optimal.
Pemerintah Kabupaten Kapuas terus mendorong penyelesaian pekerjaan di berbagai lokasi untuk memenuhi target luas lahan yang telah ditetapkan.
Dengan capaian saat ini, masih terdapat sekitar 2.560,36 hektare lahan yang harus diselesaikan.
Cetak Sawah Jadi Bagian dari Program Prioritas Kementerian Pertanian
Hargatin menyampaikan bahwa program cetak sawah 2026 merupakan bagian dari prioritas nasional Kementerian Pertanian.
Program tersebut bertujuan menambah luas areal persawahan sekaligus memperkuat kapasitas produksi pangan.
Penambahan lahan pertanian diharapkan dapat mendukung peningkatan ketersediaan pangan melalui pemanfaatan potensi lahan di daerah.
Kabupaten Kapuas menjadi salah satu wilayah pelaksanaan program dengan lokasi pengerjaan yang tersebar di sejumlah kecamatan.
Menurut Hargatin, pengembangan areal persawahan perlu diikuti pemanfaatan lahan secara berkelanjutan agar hasil program memberikan manfaat bagi sektor pertanian.
Pemkab Kapuas Dorong Pemanfaatan Lahan untuk Produksi Padi
Selain mengejar target pencetakan sawah, pemerintah daerah menekankan pentingnya pemanfaatan lahan yang telah selesai dikerjakan.
Hargatin berharap areal persawahan baru dapat digunakan secara optimal oleh petani untuk meningkatkan produksi pertanian.
"Kami berharap kegiatan ini dapat terus berjalan dengan baik dan target yang telah ditetapkan bisa tercapai. Tentunya kami juga berharap lahan yang sudah dicetak nantinya dapat dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung peningkatan produksi pertanian," katanya.
Ia menilai keberhasilan program tidak hanya diukur dari bertambahnya luas lahan, tetapi juga dari kontribusinya terhadap kegiatan pertanian.
Pemerintah daerah berharap kerja sama dalam pelaksanaan program serta pemanfaatan lahan oleh petani dapat mendukung keberlanjutan usaha pertanian di Kabupaten Kapuas.
Melalui percepatan penyelesaian lahan yang tersisa, Kabupaten Kapuas diharapkan dapat memperkuat kontribusinya terhadap pencapaian swasembada pangan nasional.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf




