
Pantau - PT Pertamina Patra Niaga mendatangkan tambahan pasokan bahan bakar minyak (BBM) sebanyak 57,9 juta liter ke Bali secara bertahap pada 14–17 Oktober 2026 untuk mempercepat pemulihan stok dan menjaga ketersediaan BBM di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU).
Tambahan pasokan tersebut terdiri atas 44,9 juta liter Pertalite dan 13 juta liter Pertamax yang didistribusikan melalui jalur laut.
Kapal tanker pengangkut BBM diarahkan menuju Terminal BBM Manggis di Kabupaten Karangasem dan Terminal BBM Sanggaran di Kota Denpasar.
Area Manager Communication, Relations and CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara (Jatimbalinus), Ahad Rahedi, mengatakan perusahaan mengoptimalkan seluruh kegiatan operasional untuk mempercepat pemulihan distribusi BBM.
"Kami optimalkan seluruh lini operasional," kata Ahad di Denpasar, Kamis (15/10/2026).
Pertamina Datangkan 44,9 Juta Liter Pertalite dan 13 Juta Liter Pertamax
Pertamina Patra Niaga memperkuat pasokan BBM di Bali dengan mendatangkan total 57,9 juta liter bahan bakar melalui pengiriman bertahap selama empat hari.
Pengiriman berlangsung mulai Rabu (14/10/2026) hingga Sabtu (17/10/2026).
Dari total pasokan tersebut, Pertalite menjadi jenis BBM dengan volume terbesar, yakni 44,9 juta liter.
Sementara itu, pasokan Pertamax yang didatangkan mencapai 13 juta liter.
Penambahan tersebut dilakukan untuk mempercepat pemulihan stok BBM di berbagai SPBU yang tersebar di wilayah Bali.
Pertamina berharap penguatan pasokan dapat mendukung kelancaran distribusi bahan bakar sekaligus menjaga ketersediaan BBM bagi masyarakat.
Kapal Tanker Pertamina Sandar di Terminal BBM Manggis dan Sanggaran
Pengiriman tambahan BBM dilakukan menggunakan kapal tanker yang diarahkan menuju dua terminal utama di Bali.
Terminal pertama berada di Manggis, Kabupaten Karangasem, sedangkan terminal lainnya berlokasi di Sanggaran, Kota Denpasar.
Kedua terminal tersebut menjadi lokasi penerimaan pasokan BBM sebelum disalurkan ke jaringan SPBU.
Pertamina Patra Niaga mengoptimalkan operasional terminal untuk mendukung kelancaran penerimaan dan distribusi bahan bakar.
Selain memperkuat stok di terminal, perusahaan juga menyiapkan dukungan armada dan personel untuk mempercepat penyaluran BBM ke SPBU.
Langkah tersebut dilakukan agar tambahan pasokan yang tiba dapat segera mendukung pelayanan kepada masyarakat.
Pertamina Siapkan Tambahan 60 SPBU Beroperasi 24 Jam di Denpasar
Selain meningkatkan pasokan, Pertamina Patra Niaga juga memperkuat pelayanan dengan menambah jam operasional SPBU di Bali.
Salah satu wilayah yang menjadi perhatian adalah Kota Denpasar.
Sebelumnya, terdapat 24 SPBU di Denpasar yang telah beroperasi selama 24 jam.
Pertamina kemudian menyiapkan penambahan 60 SPBU dengan jam operasional serupa untuk memperluas akses masyarakat terhadap BBM.
Kebijakan tersebut menjadi bagian dari upaya perusahaan meningkatkan kesiapan SPBU selama proses pemulihan pasokan.
Ahad mengatakan peningkatan pelayanan tidak hanya dilakukan melalui penambahan stok, tetapi juga penguatan operasional di lapangan.
"Selain pasokan, kami meningkatkan kesiapan SPBU, serta mengerahkan dukungan personel dan armada agar pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan optimal," imbuh Ahad.
Dengan langkah tersebut, Pertamina berupaya memastikan masyarakat dapat memperoleh BBM melalui jaringan SPBU yang memiliki waktu pelayanan lebih panjang.
Pertamina Sebelumnya Kirim 20,5 Juta Liter BBM ke Bali
Penguatan pasokan pada 14–17 Oktober bukan merupakan pengiriman pertama yang dilakukan Pertamina Patra Niaga pada bulan ini.
Sebelumnya, perusahaan telah mengerahkan kapal tanker untuk menyalurkan BBM secara bertahap pada Rabu (7/10/2026) dan Minggu (11/10/2026).
Pengiriman tersebut dilakukan melalui Terminal BBM Manggis di Kabupaten Karangasem.
Total BBM yang dikirim pada dua tanggal tersebut mencapai 20.500 kiloliter atau setara 20,5 juta liter.
Pasokan itu terdiri atas 18.000 kiloliter Pertalite dan 2.500 kiloliter Pertamax.
Dengan tambahan pengiriman 57,9 juta liter pada 14–17 Oktober, total pasokan dari kedua rangkaian pengiriman tersebut mencapai 78,4 juta liter BBM.
Pertamina Perkuat Armada dan Personel untuk Pulihkan Stok BBM
Pertamina Patra Niaga menyatakan bahwa penguatan pasokan harus diikuti dengan kesiapan jaringan distribusi dan pelayanan SPBU.
Karena itu, perusahaan mengerahkan dukungan personel serta armada untuk membantu kelancaran penyaluran BBM di berbagai wilayah Bali.
Langkah tersebut dilakukan bersamaan dengan optimalisasi kegiatan operasional di terminal BBM dan SPBU.
Pertamina berharap tambahan pasokan Pertalite dan Pertamax dapat mempercepat pemulihan ketersediaan bahan bakar bagi masyarakat.
Penambahan SPBU yang disiapkan beroperasi selama 24 jam juga menjadi bagian dari upaya memperluas waktu pelayanan.
Pengiriman BBM secara bertahap dijadwalkan berlangsung hingga Sabtu (17/10/2026), dengan fokus utama memperkuat stok dan menjaga kelancaran distribusi di Bali.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf




