HOME  ⁄  Ekonomi

UMKM Craftote Tembus Pasar Kanada Lewat Trade Expo Indonesia, Berhasil Ekspor Produk Kriya Tujuh Kali

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

UMKM Craftote Tembus Pasar Kanada Lewat Trade Expo Indonesia, Berhasil Ekspor Produk Kriya Tujuh Kali
Foto: (Sumber :Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso mengunjungi Paviliun Product Placement Pilihan BuSan x UMKM BISA Ekspor pada gelaran Trade Expo Indonesia (TEI) ke-41 2026 di ICE BSD, Kabupaten Tangerang, Banten, Rabu (14/10/2026). (ANTARA/HO-Kemendag).)

Pantau - Usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) Craftote berhasil menembus pasar Kanada dan melakukan tujuh kali pengiriman produk kriya sejak ekspor perdananya pada 2024 setelah memperoleh akses pasar melalui Trade Expo Indonesia (TEI).

Pemilik Craftote, Thio Siujinata, mulai mengenal peluang perdagangan internasional ketika mengikuti TEI pada 2023.

Saat itu, Thio belum memahami mekanisme ekspor maupun cara menjangkau pembeli dari luar negeri.

Melalui fasilitas Kementerian Perdagangan, Craftote kemudian mendapatkan kesempatan bertemu calon pembeli internasional sekaligus mengikuti pembinaan untuk meningkatkan kualitas desain produk.

Pengalaman tersebut menjadi salah satu contoh peluang pengembangan ekspor UMKM yang disoroti dalam penyelenggaraan TEI ke-41 pada 2026.

Craftote Mulai Ekspor ke Kanada Sejak 2024

Perjalanan ekspor Craftote berawal dari keikutsertaan Thio Siujinata dalam Trade Expo Indonesia pada 2023.

Pameran tersebut memperkenalkan pelaku usaha kriya itu pada mekanisme perdagangan internasional dan peluang menjual produk ke pasar luar negeri.

Setelah mengikuti kegiatan tersebut, Craftote berhasil melakukan ekspor perdana ke Kanada pada 2024.

Sejak pengiriman pertama, Craftote telah melakukan tujuh kali pengiriman produk ke negara tersebut.

Keberhasilan itu menunjukkan perkembangan usaha yang sebelumnya belum memiliki pengalaman dalam kegiatan ekspor.

Selain membuka akses pembeli, TEI memberikan kesempatan bagi Craftote untuk meningkatkan kemampuan dalam pengembangan produk.

Thio juga memperoleh fasilitas pembinaan desain dari Kementerian Perdagangan untuk memperkuat daya saing produk kriyanya.

Trade Expo Indonesia Buka Akses Pembeli Mancanegara

Trade Expo Indonesia menjadi salah satu sarana bagi pelaku usaha nasional untuk memperkenalkan produk kepada calon pembeli dari berbagai negara.

Bagi UMKM yang baru merintis ekspor, kegiatan tersebut menyediakan kesempatan mempelajari kebutuhan pasar internasional.

Pelaku usaha juga perlu memahami karakter konsumen, menjaga kualitas produk, dan memastikan konsistensi produksi sebelum memenuhi permintaan pembeli luar negeri.

Selain itu, membangun kepercayaan dengan calon mitra dagang menjadi bagian penting dalam pengembangan usaha ekspor.

Bagi perusahaan yang sudah berpengalaman dalam perdagangan internasional, TEI dapat dimanfaatkan untuk memperluas jaringan pembeli dan menjangkau pasar baru.

Kegiatan tersebut mempertemukan pelaku usaha Indonesia dengan peluang perdagangan yang lebih luas.

Kementerian Perdagangan Dorong UMKM BISA Ekspor

Kementerian Perdagangan turut memfasilitasi promosi produk UMKM melalui Paviliun Product Placement Pilihan BuSan x UMKM BISA Ekspor pada TEI ke-41 tahun 2026.

Menteri Perdagangan Budi Santoso mengunjungi paviliun tersebut di ICE BSD, Kabupaten Tangerang, Banten, pada Rabu (14/10/2026).

Produk Craftote milik Thio Siujinata menjadi salah satu produk yang ditampilkan dalam kegiatan tersebut.

Paviliun itu menjadi bagian dari upaya memperkenalkan produk usaha lokal kepada pengunjung dan calon pembeli.

Fasilitasi promosi serta pembinaan desain memberikan kesempatan bagi pelaku UMKM untuk mempersiapkan produk menghadapi persaingan internasional.

Pengembangan Produk dan Akses Pasar Jadi Kunci Ekspor

Pengalaman Craftote memperlihatkan bahwa memasuki pasar ekspor memerlukan persiapan yang tidak terbatas pada kualitas produk.

Pelaku usaha perlu memahami mekanisme perdagangan, karakter pasar tujuan, serta kemampuan memenuhi permintaan pembeli secara berkelanjutan.

Dukungan akses pasar dan pengembangan kapasitas menjadi bagian dari proses yang membantu usaha lokal memulai kegiatan ekspor.

Dalam kasus Craftote, keikutsertaan pada TEI 2023 diikuti ekspor perdana pada 2024 dan berlanjut hingga tujuh kali pengiriman ke Kanada.

Pengalaman tersebut menjadi salah satu gambaran bagaimana pameran dagang dan fasilitas pengembangan usaha dapat membantu UMKM Indonesia menjangkau pasar internasional.

Penulis :
Ahmad Yusuf
FLOII 2026