
Pantau - Pertamina Foundation menghadirkan layanan pengasuhan anak Daycare Bumi Patra Simprug di Kompleks Pertamina Simprug, Jakarta, untuk mendukung terciptanya lingkungan kerja ramah keluarga sekaligus membantu orang tua menyeimbangkan tanggung jawab pekerjaan dan pengasuhan anak.
Fasilitas tersebut melayani anak berusia tiga bulan hingga tujuh tahun dan terbuka untuk masyarakat umum dengan prioritas bagi keluarga pekerja di lingkungan Pertamina.
President Director Pertamina Foundation Agus Mashud S Asngari mengatakan layanan ini dirancang untuk memberikan kemudahan bagi orang tua yang bekerja, terutama mereka yang beraktivitas di kawasan Kompleks Pertamina Simprug.
"Layanan pengasuhan anak ini terbuka untuk umum dengan prioritas khusus bagi putra-putri karyawan Pertamina Foundation serta civitas akademika dan staf Universitas Pertamina, serta para pekerja di lingkungan Kompleks Pertamina Simprug, mencakup rentang usia anak tiga bulan hingga tujuh tahun," ujar Agus dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu (24/10/2026).
Daycare Pertamina Dukung Lingkungan Kerja Ramah Keluarga
Daycare Bumi Patra Simprug berlokasi di dekat kawasan perkantoran untuk memudahkan akses orang tua saat mengantar dan menjemput anak.
Keberadaan fasilitas tersebut diharapkan dapat membantu pekerja menghemat waktu perjalanan sekaligus memberikan ketenangan selama menjalankan aktivitas profesional.
Agus menjelaskan bahwa layanan pengasuhan anak merupakan bagian dari perhatian perusahaan terhadap kesejahteraan pekerja dan pemenuhan hak tumbuh kembang anak.
"Daycare Bumi Patra Simprug kami hadirkan untuk mendukung keseimbangan hidup para pekerja (work-life balance), sekaligus memastikan bahwa orang tua dapat bekerja dengan tenang karena buah hati mereka berada di lingkungan yang aman, penuh kasih, dan teredukasi dengan baik," ungkapnya.
Menurut Agus, fasilitas tersebut juga menjadi bagian dari pelaksanaan program tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) Pertamina Foundation.
Layanan Pengasuhan Terbuka bagi Anak Berkebutuhan Khusus
Pertamina Foundation memastikan Daycare Bumi Patra Simprug menerapkan prinsip inklusivitas dalam pelayanan pengasuhan anak.
Layanan tersebut tidak hanya diperuntukkan bagi anak dengan perkembangan umum, tetapi juga menerima anak-anak berkebutuhan khusus.
Agus mengatakan setiap anak perlu mendapatkan kesempatan yang setara untuk memperoleh pengasuhan dan stimulasi perkembangan sesuai kebutuhannya.
"Kami juga membuka jangkauan layanan ini secara inklusif, termasuk bagi anak-anak berkebutuhan khusus, agar setiap anak memperoleh kesempatan dan ruang tumbuh kembang yang setara tanpa terkecuali," imbuhnya.
Pendekatan pengasuhan yang diterapkan mencakup lingkungan bermain aman, rutinitas harian yang konsisten, interaksi responsif, serta pembiasaan positif untuk melatih kemandirian anak.
Program tersebut dirancang dengan memperhatikan kebutuhan perkembangan fisik, kognitif, emosional, dan sosial anak pada usia dini.
Pengasuhan Anak Mengutamakan Adaptasi dan Kegiatan Edukatif
Guru Daycare Bumi Patra Simprug, Sayyidatun, menjelaskan bahwa proses adaptasi menjadi salah satu perhatian utama dalam menerima anak di lingkungan pengasuhan baru.
Menurutnya, pendekatan yang hangat diperlukan agar anak merasa nyaman sebelum mengikuti berbagai kegiatan harian.
"Kami mengedepankan pendekatan yang hangat dan responsif agar anak merasa aman, serta menstimulasi kemampuan sosial dan kognitif mereka melalui kegiatan bermain yang edukatif dan sesuai usia," ujarnya.
Kegiatan pengasuhan disusun secara terstruktur dengan menggabungkan aktivitas bermain, pembelajaran, dan pembiasaan perilaku positif.
Pendekatan tersebut juga ditujukan untuk membantu anak mengembangkan kemampuan berinteraksi dengan lingkungan dan teman sebaya.
Daycare Dilengkapi Pemeriksaan Kesehatan dan Pemantauan Tumbuh Kembang
Selain menyediakan kegiatan pengasuhan harian, Daycare Bumi Patra Simprug memiliki program pemantauan tumbuh kembang anak secara berkala.
Program tersebut mencakup skrining psikologi anak, pemeriksaan kesehatan rutin oleh dokter anak, serta deteksi dini kondisi kesehatan gigi.
Fasilitas ini juga menyediakan kegiatan pembelajaran di luar ruangan atau field trip sebagai bagian dari stimulasi perkembangan anak.
Seluruh kegiatan operasional menerapkan prinsip kesehatan, keselamatan, keamanan, dan lingkungan atau health, safety, security, and environment (HSSE).
Penerapan standar tersebut mencakup pengawasan langsung terhadap anak, pemeliharaan kebersihan fasilitas, dan perlindungan privasi data kesehatan.
Agus berharap fasilitas pengasuhan tersebut dapat memberikan manfaat bagi keluarga pekerja sekaligus mendukung peningkatan produktivitas di lingkungan kerja.
"Melalui penyediaan fasilitas pengasuhan yang komprehensif ini, kami berharap dapat membantu mengelola kebutuhan keluarga secara lebih terukur, yang pada akhirnya berdampak positif pada peningkatan fokus, produktivitas, serta kesejahteraan menyeluruh bagi para karyawan," sebut Agus.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf




