
Pantau - Petani di Desa Krueng Seupeng, Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh, terpaksa memanen padi lebih awal setelah ratusan hektare lahan persawahan terendam banjir akibat hujan lebat yang bertepatan dengan fenomena pasang purnama.
Para petani memilih melakukan panen sebelum waktu yang direncanakan untuk mengurangi risiko gagal panen akibat tanaman padi yang terendam air.
Aktivitas panen di tengah genangan banjir tersebut terlihat berlangsung pada Sabtu (24/10/2026), ketika sejumlah petani tetap berupaya menyelamatkan hasil pertanian mereka.
Kondisi tersebut memperlihatkan dampak banjir terhadap aktivitas pertanian masyarakat di Kabupaten Aceh Utara.
Ratusan Hektare Sawah di Krueng Seupeng Terendam Banjir
Banjir melanda areal persawahan di Desa Krueng Seupeng setelah wilayah tersebut mengalami hujan lebat yang bersamaan dengan pasang purnama.
Kombinasi kedua kondisi tersebut menyebabkan genangan air merendam ratusan hektare lahan pertanian.
Tanaman padi yang berada di areal persawahan ikut terendam sehingga petani menghadapi risiko kehilangan hasil panen.
Genangan air juga membuat proses pemanenan harus dilakukan dalam kondisi lahan yang masih tergenang.
Situasi tersebut mendorong petani mengambil langkah penyelamatan tanaman sebelum kerusakan berpotensi semakin meluas.
Petani Pilih Panen Dini untuk Hindari Gagal Panen
Para petani di Desa Krueng Seupeng memilih memanen padi lebih awal meskipun sebagian tanaman masih berada dalam kondisi terendam banjir.
Keputusan tersebut diambil untuk menghindari risiko gagal panen apabila tanaman dibiarkan terlalu lama berada di lahan yang tergenang.
Aktivitas pemanenan tetap dilakukan di tengah kondisi persawahan yang dipenuhi air.
Foto udara yang diambil pada 24 Oktober 2026 memperlihatkan petani melakukan panen di kawasan persawahan yang terdampak banjir.
Dokumentasi dari lokasi juga menunjukkan kegiatan pemanenan padi secara langsung di tengah genangan air.
Hujan Lebat dan Pasang Purnama Picu Genangan
Banjir yang merendam persawahan di Kabupaten Aceh Utara terjadi akibat hujan lebat yang bertepatan dengan pasang purnama.
Kondisi tersebut menyebabkan areal pertanian di Desa Krueng Seupeng tergenang ketika tanaman padi masih berada di lahan.
Ratusan hektare sawah yang terdampak membuat petani harus menyesuaikan waktu panen dengan kondisi di lapangan.
Langkah panen lebih awal dilakukan sebagai upaya mengurangi potensi kerugian akibat tanaman yang terendam.
Hingga laporan ini disampaikan, belum terdapat rincian mengenai total hasil panen yang berhasil diselamatkan maupun nilai kerugian yang dialami petani.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf




