HOME  ⁄  Ekonomi

Baru 18 dari 151 Koperasi Merah Putih Beroperasi di Medan, Wali Kota Rico Waas Janji Percepat Optimalisasi Program

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Baru 18 dari 151 Koperasi Merah Putih Beroperasi di Medan, Wali Kota Rico Waas Janji Percepat Optimalisasi Program
Foto: (Sumber :Wali Kota Medan Rico Tri Putra Waas ANTARA/Anggi Luthfi Panggabean.)

Pantau - Wali Kota Medan Rico Tri Putra Waas menegaskan Pemerintah Kota Medan, Sumatera Utara, akan terus mengoptimalkan pelaksanaan program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) setelah tercatat baru 18 dari total 151 unit koperasi yang beroperasi di wilayah tersebut.

Rico mengatakan pemerintah kota berkomitmen mendukung seluruh program pemerintah pusat, termasuk pengembangan Koperasi Merah Putih yang ditujukan untuk memberikan manfaat bagi masyarakat.

Menurutnya, pelaksanaan program tersebut masih berlangsung secara bertahap sehingga diperlukan pengkajian dan koordinasi lebih lanjut untuk mempercepat operasional koperasi.

"Semua program pemerintah pusat termasuk koperasi desa/kelurahan merah putih kita dukung penuh," ujar Rico Waas di Medan, Senin (26/10/2026).

Baru 18 Koperasi Merah Putih Beroperasi dari Total 151 Unit

Berdasarkan data Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan Kota Medan, jumlah Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang telah beroperasi mencapai 18 unit.

Jumlah tersebut masih jauh dibandingkan dengan total 151 unit koperasi yang tercatat di Kota Medan.

Dengan demikian, masih terdapat 133 unit koperasi yang belum beroperasi berdasarkan data tersebut.

Rico mengakui bahwa pelaksanaan program Koperasi Merah Putih di wilayah yang dipimpinnya masih membutuhkan proses lebih lanjut.

Meski jumlah koperasi yang telah beroperasi masih terbatas, ia memastikan pemerintah kota akan terus melakukan pengkajian terhadap pelaksanaan program.

Pengkajian tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah untuk mengoptimalkan pengoperasian koperasi yang telah dibentuk.

Rico juga menekankan pentingnya koordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan agar pelaksanaan program dapat berjalan sesuai harapan.

"Ini memang dalam proses, kita harapkan ini berjalan optimal," kata dia.

Pemkot Medan Tingkatkan Koordinasi untuk Percepat Operasional Koperasi

Rico mengatakan Pemerintah Kota Medan akan meningkatkan koordinasi dengan pihak terkait untuk mendukung pengembangan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.

Koordinasi tersebut diperlukan agar pelaksanaan program pemerintah pusat dapat berjalan lebih optimal di tingkat daerah.

Pemerintah kota juga akan terus mengevaluasi perkembangan koperasi yang telah terbentuk tetapi belum menjalankan kegiatan operasional.

Menurut Rico, dukungan terhadap program pemerintah pusat menjadi salah satu komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan manfaat pembangunan bagi masyarakat.

Ia menyatakan keyakinannya bahwa program yang memiliki tujuan baik dapat dilaksanakan secara optimal melalui dukungan berbagai pihak.

"Program yang baik pastinya bisa berjalan dengan baik," sebut dia.

Dinas Koperasi Siapkan Pendampingan dan Pelatihan Pengurus

Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan Kota Medan, Hendra Ridho, sebelumnya menyampaikan bahwa pemerintah kota telah menyiapkan sejumlah langkah untuk mempercepat operasional Koperasi Merah Putih.

Salah satu upaya yang dilakukan adalah pendampingan kelembagaan bagi koperasi yang telah dibentuk.

Pendampingan tersebut ditujukan untuk membantu penguatan organisasi koperasi dalam menjalankan kegiatan usahanya.

Selain itu, pemerintah kota juga merencanakan pelatihan bagi pengurus koperasi agar memiliki kemampuan dalam mengelola kelembagaan dan kegiatan bisnis.

Dinas terkait turut menyiapkan pendampingan penyusunan rencana bisnis untuk mendukung kesiapan koperasi menjalankan usaha.

Langkah-langkah tersebut menjadi bagian dari upaya percepatan operasional koperasi yang belum aktif di Kota Medan.

Koperasi Merah Putih Didorong Bermitra dengan Bulog dan UMKM Lokal

Selain penguatan kelembagaan, Pemerintah Kota Medan juga mendorong pengembangan kemitraan usaha bagi Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.

Kemitraan tersebut mencakup kerja sama dengan Perum Bulog serta pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) lokal.

Hendra mengatakan pendampingan kemitraan menjadi salah satu langkah yang disiapkan pemerintah kota untuk mendukung kegiatan usaha koperasi.

"Kami juga bakal melakukan pendampingan terhadap penguatan kemitraan usaha, termasuk dengan Bulog dan pelaku UMKM lokal," ujarnya.

Melalui pendampingan kelembagaan, pelatihan pengurus, penyusunan rencana bisnis, dan penguatan kemitraan, pemerintah kota berupaya meningkatkan kesiapan koperasi agar dapat menjalankan kegiatan operasional.

Pemkot Medan menargetkan pelaksanaan program Koperasi Merah Putih dapat terus dioptimalkan sehingga semakin banyak unit koperasi yang beroperasi dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Penulis :
Ahmad Yusuf
FLOII 2026