HOME  ⁄  Ekonomi

Rusia Kritik Sanksi Sepihak dan Penyitaan Aset Negara dalam Pertemuan G20 di AS

Oleh Gerry Eka
SHARE   :

Rusia Kritik Sanksi Sepihak dan Penyitaan Aset Negara dalam Pertemuan G20 di AS
Foto: Ilustrasi - Pertemuan Menteri Luar Negeri negara-negara anggota G20 di Atlanta, Amerika Serikat.

Pantau - Pemerintah Rusia mengkritik sejumlah tindakan yang dinilai merusak perdagangan internasional, termasuk pencegatan kapal niaga, penerapan sanksi sepihak, dan penyitaan aset negara, dalam pertemuan Menteri Luar Negeri G20 di Atlanta, Amerika Serikat (AS).

Kementerian Luar Negeri Rusia menyampaikan pandangan tersebut melalui pernyataan resmi pada Sabtu (31/10/2026), setelah berlangsungnya pertemuan para menteri luar negeri negara anggota G20.

Rusia menilai berbagai tindakan tersebut berpotensi mengganggu sistem perdagangan internasional dan menciptakan persaingan yang tidak sehat dalam hubungan ekonomi global.

"Kami memberikan penilaian komprehensif terkait tindakan destruktif yang merusak perdagangan internasional, termasuk pencegatan kapal niaga, sanksi, penyitaan aset, dan metode curang lainnya," tulis Kementerian Luar Negeri Rusia dalam ringkasan pertemuan G20.

Pernyataan tersebut menjadi bagian dari sikap Rusia terhadap sejumlah persoalan ekonomi dan perdagangan internasional yang dibahas dalam forum tersebut.

Rusia Dorong Penguatan Tatanan Dunia Multipolar

Dalam pertemuan G20, Rusia menekankan pentingnya memperkuat tatanan dunia multipolar sebagai bagian dari upaya membangun hubungan internasional yang lebih seimbang.

Kementerian Luar Negeri Rusia juga menyerukan reformasi sistem tata kelola ekonomi global untuk menghadapi berbagai tantangan perdagangan internasional.

Selain itu, Rusia menegaskan perlunya langkah bersama untuk melawan persaingan tidak sehat dan praktik neokolonialisme.

Pandangan tersebut disampaikan bersamaan dengan kritik terhadap kebijakan yang dianggap menghambat aktivitas perdagangan antarnegara.

Rusia Tegaskan Komitmen Pasokan Energi dan Pangan

Selain membahas perdagangan internasional, Rusia kembali menegaskan komitmennya untuk menjadi salah satu pemasok utama sumber daya energi, pangan, dan pupuk bagi negara-negara yang membutuhkan.

Komitmen tersebut disampaikan dalam rangkaian pembahasan ekonomi global pada pertemuan Menteri Luar Negeri G20.

Rusia menyatakan akan mempertahankan perannya dalam penyediaan berbagai komoditas penting bagi negara-negara yang memerlukan pasokan tersebut.

Sergey Lavrov Pimpin Delegasi Rusia di Atlanta

Pertemuan Menteri Luar Negeri G20 berlangsung di Atlanta, Amerika Serikat, pada 30–31 Oktober 2026 di bawah kepresidenan AS.

Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov memimpin langsung delegasi negaranya dalam pertemuan tersebut.

Forum tersebut menjadi kesempatan bagi Rusia untuk menyampaikan pandangannya mengenai perdagangan internasional, tata kelola ekonomi global, serta komitmen penyediaan energi, pangan, dan pupuk.

Penulis :
Gerry Eka
FLOII 2026