
Pantau - Kepala Badan Pengaturan (BP) BUMN sekaligus Chief Operating Officer (COO) Danantara, Dony Oskaria, melaporkan perkembangan pertumbuhan kredit dan penghimpunan dana pihak ketiga (DPK) Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) kepada Presiden Prabowo Subianto.
Laporan tersebut disampaikan dalam pertemuan bersama Presiden Prabowo di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (2/11/2026).
Dony menjelaskan bahwa pertemuan tersebut merupakan bagian dari diskusi mengenai perkembangan kondisi perekonomian nasional yang turut melibatkan Menteri Keuangan dan Gubernur Bank Indonesia (BI).
"Diskusi soal ekonomi biasalah. Sama tadi kan sama Menteri Keuangan, sama Gubernur BI," kata Dony.
Dalam pertemuan itu, Dony menyampaikan sejumlah laporan terkait perkembangan sektor perbankan, khususnya kinerja bank-bank yang tergabung dalam Himbara.
Dony Oskaria Laporkan Kinerja Kredit dan Dana Pihak Ketiga Himbara
Salah satu pembahasan utama dalam pertemuan tersebut adalah perkembangan pertumbuhan kredit yang disalurkan oleh bank-bank anggota Himbara.
Selain pertumbuhan kredit, Dony juga melaporkan perkembangan penghimpunan dana pihak ketiga yang menjadi salah satu sumber pendanaan perbankan.
Dana pihak ketiga merupakan dana yang dihimpun bank dari masyarakat melalui berbagai produk simpanan, seperti tabungan, giro, dan deposito.
Menurut Dony, penyampaian laporan mengenai pertumbuhan kredit dan DPK berkaitan dengan posisi Himbara yang berada di bawah pengelolaan Danantara.
"Kita report aja mengenai pertumbuhan kredit, dana pihak ketiga, dan lain sebagainya. Kan itu Himbara di bawah kita," ujarnya.
Laporan tersebut menjadi bagian dari pembahasan kondisi ekonomi nasional antara Presiden Prabowo, pejabat pemerintah, otoritas moneter, dan pihak Danantara.
Pembahasan kinerja Himbara mencakup perkembangan penyaluran pembiayaan perbankan serta kemampuan bank-bank milik negara dalam menghimpun dana masyarakat.
Angka Pertumbuhan Kredit dan DPK Himbara Belum Diungkapkan
Meski telah menyampaikan laporan kepada Presiden Prabowo, Dony tidak memberikan penjelasan lebih terperinci mengenai angka pertumbuhan kredit Himbara.
Dony juga belum mengungkapkan besaran maupun persentase pertumbuhan penghimpunan dana pihak ketiga pada bank-bank anggota Himbara.
Dengan demikian, informasi yang disampaikan kepada publik masih terbatas pada pokok pembahasan mengenai perkembangan kredit, DPK, serta sejumlah aspek perekonomian lainnya.
Belum adanya rincian angka tersebut membuat perkembangan kinerja perbankan Himbara yang dilaporkan kepada Presiden belum dapat diketahui secara menyeluruh.
Namun, Dony memastikan bahwa laporan mengenai pertumbuhan kredit dan penghimpunan dana masyarakat telah menjadi bagian dari diskusi ekonomi bersama Presiden Prabowo.
Investasi US-ASEAN Business Council dan Ekspor Listrik Tidak Dibahas
Selain memberikan keterangan mengenai sektor perbankan, Dony turut menanggapi pertanyaan terkait rencana investasi yang melibatkan US-ASEAN Business Council.
Dony menyatakan bahwa rencana investasi tersebut tidak menjadi bagian dari pembahasan dalam pertemuan bersama Presiden Prabowo Subianto.
Ia juga memastikan bahwa persoalan ekspor listrik tidak dibahas dalam diskusi ekonomi yang berlangsung di Kompleks Istana Kepresidenan.
Berdasarkan keterangan Dony, pertemuan tersebut berfokus pada perkembangan kondisi perekonomian nasional, termasuk laporan kinerja kredit dan penghimpunan dana pihak ketiga perbankan Himbara.
Pertemuan itu sekaligus menjadi kesempatan bagi Dony Oskaria untuk menyampaikan perkembangan sektor perbankan BUMN kepada Presiden Prabowo dalam kapasitasnya sebagai Kepala BP BUMN sekaligus COO Danantara.
Meski demikian, rincian angka pertumbuhan kredit dan dana pihak ketiga Himbara yang dilaporkan dalam pertemuan tersebut belum disampaikan kepada publik.
- Penulis :
- Shila Glorya




