HOME  ⁄  Ekonomi

Pertamina EP Jambi dan PGN Teken Kontrak Gas Rp1,6 Triliun Selama Tujuh Tahun, Perkuat Pasokan Energi Sumatra

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Pertamina EP Jambi dan PGN Teken Kontrak Gas Rp1,6 Triliun Selama Tujuh Tahun, Perkuat Pasokan Energi Sumatra
Foto: (Sumber :Pertamina EP Jambi bersama PGN jalin kesepakatan penjualan gas di lapangan Sengeti Kabupaten Muaro Jambi. ANTARA/HO-Pertamina EP Jambi..)

Pantau - PT Pertamina EP Jambi dan PT Perusahaan Gas Negara (PGN) resmi menandatangani Perjanjian Jual Beli Gas (PJBG) senilai sekitar Rp1,6 triliun untuk mengoptimalkan produksi gas dari Lapangan Sengeti, Kabupaten Muaro Jambi, guna memperkuat ketahanan energi nasional.

Kesepakatan tersebut berlaku selama tujuh tahun dengan tanggal efektif mulai 1 Desember 2028.

Melalui kontrak itu, Pertamina EP Jambi akan memasok gas lebih dari 5 juta standar kaki kubik per hari (MMSCFD) sesuai ketentuan perjanjian.

Pasokan gas dari Lapangan Sengeti direncanakan untuk memenuhi kebutuhan sektor industri dan pembangkit listrik di Sumatra serta wilayah sekitarnya melalui jaringan pelanggan PGN.

Kontrak Gas Rp1,6 Triliun Dorong Pengembangan Lapangan Sengeti

Direktur 1 PT Pertamina EP Muhamad Arifin mengatakan kerja sama dengan PGN menjadi langkah penting dalam mengoptimalkan potensi gas bumi yang sebelumnya belum dimanfaatkan secara maksimal.

"Melalui skema komersialisasi yang tepat, pengembangan Lapangan Sengeti menjadi semakin feasible (layak) untuk direalisasikan sehingga dapat mendukung kebutuhan energi domestik sekaligus peningkatan pemanfaatan gas bumi nasional," kata Arifin dalam keterangan tertulis di Jambi.

Menurutnya, Lapangan Sengeti memiliki potensi gas yang selama ini menghadapi keterbatasan akses pasar dan infrastruktur.

Kondisi tersebut membuat sebagian sumber daya gas belum dapat dimanfaatkan secara optimal.

Melalui perjanjian jual beli dengan PGN, Pertamina EP Jambi menyiapkan jalur komersialisasi untuk menyalurkan gas ke konsumen domestik.

Kesepakatan ini juga menjadi bagian dari upaya perusahaan meningkatkan pemanfaatan sumber daya energi nasional.

Pasokan Gas Sengeti Ditargetkan Mendukung Industri dan Kelistrikan

Pertamina EP memproyeksikan gas dari Lapangan Sengeti akan diserap oleh sektor industri dan kelistrikan di Pulau Sumatra.

Penyaluran gas dilakukan melalui jaringan pelanggan komersial PGN sesuai kesepakatan kedua perusahaan.

Selain memenuhi kebutuhan energi domestik, proyek tersebut diharapkan memberikan kontribusi terhadap pencapaian target produksi gas Pertamina EP Regional 1 Sumatra.

Saat ini, Zona 1 ditargetkan menyumbang sekitar 37 persen dari total produksi gas Regional 1.

Sementara itu, Lapangan Sengeti diproyeksikan memberikan kontribusi sekitar 4 persen terhadap keseluruhan produksi gas di Zona 1.

Kontribusi tersebut menjadi bagian dari rencana peningkatan produksi dan pemanfaatan gas bumi yang dikelola Pertamina EP.

Proyek Gas Diharapkan Mendorong Ekonomi Muaro Jambi

Arifin menyampaikan bahwa pengembangan Lapangan Sengeti tidak hanya diarahkan untuk memperkuat pasokan energi nasional.

Proyek hulu minyak dan gas bumi tersebut juga diharapkan memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat di sekitar wilayah operasi.

Pemanfaatan gas sebagai sumber energi yang kompetitif diproyeksikan dapat mendukung perkembangan industri lokal.

Selain itu, pengembangan proyek diharapkan membuka peluang usaha baru dan meningkatkan penyerapan tenaga kerja di daerah.

Pertamina EP menilai kebutuhan gas di Sumatra berpotensi terus meningkat seiring pertumbuhan permintaan energi domestik.

Peningkatan kebutuhan tersebut juga dikaitkan dengan percepatan transisi menuju penggunaan sumber energi yang lebih bersih.

Pertamina EP Perkuat Sinergi Hulu dan Hilir Energi

Pertamina EP memandang kerja sama dengan PGN sebagai bagian dari penguatan hubungan antara kegiatan produksi gas di sektor hulu dan penyalurannya kepada konsumen di sektor hilir.

Perusahaan berharap potensi gas dari lapangan migas yang dikelola dapat terserap secara maksimal oleh pasar domestik.

"Kerja sama ini merupakan bagian dari komitmen Pertamina EP dalam mendukung pemanfaatan sumber daya energi nasional secara optimal, sekaligus memperkuat sinergi hulu-hilir untuk memenuhi kebutuhan energi masyarakat dan sektor industri," tutupnya.

Perjanjian tersebut menjadi dasar bagi rencana penyaluran gas Lapangan Sengeti mulai Desember 2028 untuk mendukung kebutuhan energi industri dan kelistrikan di Sumatra.

Penulis :
Ahmad Yusuf
FLOII 2026