HOME  ⁄  Ekonomi

KSP Tinjau Kesiapan Dua Pesawat Airbus A400M TNI AU, Dorong Penguatan Angkutan Udara Strategis Nasional

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

KSP Tinjau Kesiapan Dua Pesawat Airbus A400M TNI AU, Dorong Penguatan Angkutan Udara Strategis Nasional
Foto: (Sumber :Plt. Deputi I KSP Heru Kreshna Reza (kiri) saat meninjau kesiapan dan optimalisasi pengoperasian pesawat A400M di Skadron Udara 31, Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Selasa (4/11/2026). ANTARA/HO-KSP/aa..)

Pantau - Kantor Staf Presiden (KSP) meninjau kesiapan operasional dua pesawat Airbus A400M milik TNI Angkatan Udara (AU) untuk memperkuat kemampuan angkutan udara strategis nasional dalam mendukung operasi pertahanan, distribusi logistik, hingga penanggulangan bencana.

Peninjauan dilakukan Pelaksana Tugas (Plt.) Deputi I KSP Heru Kreshna Reza di Skadron Udara 31, Pangkalan Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Selasa, 3 November 2026.

Dalam kunjungan tersebut, KSP menyoroti pentingnya ketersediaan suku cadang, kesiapan personel, infrastruktur pendukung, serta sistem pemeliharaan untuk memastikan pesawat dapat beroperasi secara optimal.

"Kami perlu memastikan ketersediaan suku cadang yang memiliki tingkat penggunaan tinggi (fast-moving parts). Pengadaannya harus direncanakan dengan baik, termasuk mengantisipasi risiko keterlambatan pasokan, agar tidak mengganggu kesiapan operasional pesawat A400M," ujar Heru dalam siaran resmi KSP di Jakarta, Rabu, 4 November 2026.

Dua Pesawat A400M TNI AU Mampu Angkut Beban hingga 37 Ton

Dalam kunjungan kerja tersebut, jajaran TNI AU memaparkan perkembangan pengoperasian dua unit pesawat Airbus A400M.

Pesawat angkut militer tersebut memiliki kemampuan membawa muatan hingga 37 ton untuk mendukung berbagai kebutuhan operasi.

Kehadiran A400M memperkuat kapasitas TNI AU dalam mobilitas personel, pengiriman perlengkapan, serta distribusi logistik ke berbagai wilayah.

Selain digunakan dalam operasi pertahanan, pesawat tersebut juga dapat dimanfaatkan untuk misi kemanusiaan dan penanggulangan bencana.

Komandan Grup 1 Angkut Marsma TNI I Gusti Putu Setia Darma mengatakan kemampuan pesawat A400M memberikan dukungan penting bagi pelaksanaan tugas TNI AU.

"A400M memiliki kemampuan multi-misi yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung tugas pertahanan, mobilitas personel dan logistik, hingga operasi kemanusiaan. Kami terus mengembangkan kemampuan personel dan dukungan operasional agar pemanfaatan pesawat ini semakin optimal," ujarnya.

KSP Soroti Ketersediaan Suku Cadang dan Pemeliharaan Pesawat

Heru menegaskan bahwa modernisasi alat utama sistem senjata atau alutsista harus diimbangi dengan kesiapan operasional yang berkelanjutan.

Menurutnya, pengadaan pesawat modern perlu didukung sistem pemeliharaan, logistik, infrastruktur, dan personel yang memadai.

Salah satu perhatian utama KSP adalah ketersediaan suku cadang yang memiliki tingkat penggunaan tinggi dalam operasional pesawat.

Perencanaan pengadaan suku cadang dinilai penting untuk mengantisipasi keterlambatan pasokan yang berpotensi mengganggu kesiapan armada.

KSP juga mendorong penguatan sistem pemeliharaan terintegrasi agar investasi pengadaan alutsista dapat dimanfaatkan secara maksimal.

Upaya tersebut menjadi bagian dari langkah menjaga keberlanjutan kemampuan angkutan udara strategis TNI AU.

TNI AU Didorong Susun Rencana Pengembangan Armada Lima Tahun

Selain meninjau kesiapan pesawat, Heru meminta TNI AU menyusun rencana strategis pengembangan kemampuan angkutan udara untuk lima tahun mendatang.

Rencana tersebut akan menjadi bahan koordinasi dengan Kementerian Pertahanan dalam menentukan kebutuhan prioritas penguatan armada.

Pengembangan yang direncanakan mencakup penambahan kemampuan armada, peningkatan kompetensi personel, serta pembangunan fasilitas pendukung.

Penguatan sistem logistik dan pemeliharaan juga menjadi bagian penting dalam perencanaan jangka menengah tersebut.

KSP menilai pengembangan kemampuan angkutan udara harus dilakukan secara terintegrasi agar pesawat dapat mendukung berbagai kebutuhan nasional.

Langkah tersebut sejalan dengan Asta Cita Kedua Presiden Prabowo Subianto serta arah pembangunan pertahanan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025–2029.

KSP Siapkan Memo Kebijakan untuk Penguatan Operasional A400M

Sebagai tindak lanjut kunjungan, KSP akan menyusun memo kebijakan mengenai kebutuhan prioritas penguatan kesiapan pesawat A400M.

Memo tersebut akan memuat dukungan kebijakan serta kebutuhan koordinasi dengan Kementerian Pertahanan dan kementerian atau lembaga terkait.

Penyusunan rekomendasi diarahkan untuk memastikan kemampuan angkutan udara strategis nasional dapat terus dikembangkan secara berkelanjutan.

Dalam kunjungan tersebut, Heru didampingi Kepala Sekretariat KSP Achmad Tjachja Nugraha bersama jajaran tenaga ahli KSP.

Rombongan diterima jajaran TNI AU, termasuk Kepala Staf Komando Operasi Udara Marsma TNI Destianto Nugroho Utomo dan Komandan Grup 1 Angkut Marsma TNI I Gusti Putu Setia Darma.

Peninjauan tersebut menjadi bagian dari koordinasi pemerintah dalam memastikan kesiapan alutsista modern untuk mendukung pertahanan negara dan penanganan kebutuhan kemanusiaan.

Penulis :
Ahmad Yusuf
FLOII 2026