
Pantau - PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) memperluas pemasaran produk bahan bangunan inovatif Bata Interlock Presisi untuk mendukung pembangunan perumahan di Indonesia timur, salah satunya melalui proyek Perumahan Sunrise City Maros, Sulawesi Selatan.
Produk tersebut dipasok melalui anak perusahaan SIG, yakni PT Semen Tonasa dan PT Varia Usaha Beton, untuk mendukung pembangunan hunian yang mengutamakan efisiensi konstruksi, kualitas material, dan keamanan bangunan.
Corporate Secretary SIG Vita Mahreyni mengatakan pengembangan Bata Interlock Presisi merupakan bagian dari upaya perusahaan memperkuat ekosistem perumahan nasional melalui penyediaan bahan bangunan inovatif.
" Dengan jaringan operasional yang luas, perusahaan mendukung pembangunan di seluruh wilayah Indonesia hingga wilayah terpencil dengan beragam bahan bangunan inovatif dan berkelanjutan," kata Vita dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Kamis (5/11/2026).
Bata Interlock Presisi Dikembangkan untuk Konstruksi Cepat dan Efisien
Vita menjelaskan bahwa Bata Interlock Presisi dirancang untuk mendukung proses pembangunan rumah dengan mengutamakan kecepatan pengerjaan dan efisiensi penggunaan material.
Produk tersebut menggunakan mekanisme saling mengunci antarbata dengan tingkat presisi tinggi sehingga membentuk struktur bangunan yang kokoh.
Menurut SIG, teknologi konstruksi tersebut juga dirancang untuk menghasilkan bangunan yang tahan gempa dan tahan api.
Selain aspek keamanan, penggunaan Bata Interlock Presisi diarahkan untuk mendukung pembangunan yang lebih berkelanjutan.
SIG menyatakan bahwa ketersediaan bahan bangunan inovatif menjadi salah satu faktor penting dalam memperluas akses masyarakat terhadap hunian layak dan terjangkau.
Melalui jaringan operasional perusahaan, SIG berupaya menyediakan berbagai produk konstruksi untuk memenuhi kebutuhan pembangunan di sejumlah wilayah Indonesia, termasuk kawasan terpencil.
Pengembang Maros Gunakan Bata Interlock Presisi Setelah Riset Setahun
Direktur Utama PT Nusantara Land Development (NLD Corp), Tri Wijaya, mengatakan pemilihan Bata Interlock Presisi untuk proyek Sunrise City Maros dilakukan setelah perusahaan menjalankan riset selama satu tahun.
Riset tersebut mencakup peninjauan langsung ke rumah contoh di kawasan Bambu Apus, Jakarta, serta pengamatan produk dalam pameran Danantara Housing Expo 2026.
Tri menjelaskan bahwa penggunaan material tersebut merupakan bagian dari upaya pengembang menghadirkan hunian dengan karakter bangunan berbeda tanpa mengabaikan aspek keterjangkauan harga.
“Kami menawarkan hunian dengan karakter material berbeda, tapi dengan harga terjangkau. Ini yang kami coba hadirkan di sini. Sebuah kehormatan bagi kami karena menjadi rumah pertama di Sulawesi yang menghadirkan rumah dengan Bata Interlock Presisi SIG," kata Tri Wijaya.
Menurutnya, proyek Sunrise City Maros menggabungkan pembangunan rumah subsidi dan rumah komersial dalam satu kawasan perumahan.
Sebanyak 17 unit rumah komersial yang berada di bagian depan kawasan dirancang menggunakan Bata Interlock Presisi SIG.
Sebanyak 17 Rumah Komersial Usung Konsep Skandinavia
Tri mengatakan 17 unit rumah komersial tersebut mengusung konsep arsitektur bergaya Skandinavia dengan memanfaatkan Bata Interlock Presisi sebagai material konstruksi.
Menurutnya, konsep tersebut diminati pasar karena menghadirkan tampilan hunian yang dinilai lebih premium.
Selain tampilan bangunan, pengembang mempertimbangkan kondisi udara di dalam rumah untuk menyesuaikan dengan iklim Kabupaten Maros yang cenderung panas.
Tri menyebut konsep hunian tersebut dirancang agar kondisi udara di dalam ruangan terasa lebih sejuk.
NLD Corp juga berencana mengembangkan penggunaan material serupa untuk segmen rumah subsidi pada proyek perumahan berikutnya.
Rencana tersebut menjadi bagian dari pengembangan penggunaan Bata Interlock Presisi pada berbagai jenis hunian, baik komersial maupun subsidi.
Kerja Sama SIG dan NLD Corp Diresmikan Oktober 2026
Kerja sama antara SIG dan NLD Corp sebelumnya telah ditandai melalui kegiatan dimulainya pembangunan rumah menggunakan Bata Interlock Presisi di Perumahan Sunrise City Maros pada 3 Oktober 2026.
Kegiatan tersebut dihadiri jajaran manajemen kedua perusahaan serta perwakilan Realestat Indonesia (REI) Sulawesi Selatan.
Kolaborasi tersebut menjadi salah satu langkah SIG dalam memperkenalkan penggunaan bahan bangunan inovatif kepada pengembang perumahan di wilayah Indonesia timur.
Melalui pasokan dari PT Semen Tonasa dan PT Varia Usaha Beton, SIG memperluas pemanfaatan produk konstruksi berbasis teknologi untuk kebutuhan pembangunan hunian.
Perusahaan berharap pengembangan pasar Bata Interlock Presisi dapat mendukung penyediaan rumah yang layak, terjangkau, dan memenuhi aspek keamanan bagi masyarakat.
- Penulis :
- Aditya Yohan




