
Pantau - Asam lemak omega-3 dinilai dapat membantu menurunkan risiko psoriasis, meski hingga kini belum ada pola makan yang terbukti mampu mencegah atau menyembuhkan penyakit autoimun kronis yang menyebabkan peradangan dan bercak bersisik pada kulit tersebut.
Dokter spesialis kulit Yoon Hang Kim mengatakan pola makan berpotensi memengaruhi tingkat peradangan dan tingkat keparahan gejala psoriasis.
Menurutnya, omega-3 menjadi salah satu nutrisi yang paling banyak diteliti karena memiliki sifat antiinflamasi.
Sumber omega-3 meliputi ikan berlemak, kacang-kacangan, biji-bijian, dan suplemen omega-3.
Dokter Geeta Yadav menjelaskan omega-3 membantu mengurangi peradangan dengan memengaruhi jalur inflamasi di dalam tubuh.
Sejumlah penelitian menunjukkan omega-3 membantu tubuh menghasilkan senyawa yang berfungsi menghentikan respons peradangan agar tidak berlangsung berkepanjangan.
Penelitian berbasis data genetik juga menemukan kadar omega-3 yang lebih tinggi di dalam tubuh berkaitan dengan risiko psoriasis yang lebih rendah.
Namun, para peneliti menilai temuan tersebut masih memerlukan penelitian lanjutan untuk memperkuat bukti ilmiah.
Omega-3 Dukung Kesehatan Kulit
Omega-3 juga dinilai membantu menyeimbangkan asupan omega-3 dan omega-6 dalam pola makan.
Pola makan modern umumnya mengandung omega-6 lebih tinggi yang berasal dari minyak nabati, makanan ultra process, dan makanan kemasan.
Menambah konsumsi sumber omega-3 seperti ikan berlemak, kenari, dan biji rami dapat membantu menciptakan keseimbangan yang lebih baik sehingga mendukung kondisi tubuh dengan tingkat peradangan yang lebih rendah.
Omega-3 juga berperan menjaga fungsi lapisan pelindung kulit dan mendukung aktivitas sel kulit yang sehat.
Penelitian menunjukkan omega-3 berkaitan dengan keseimbangan lemak pada kulit serta membantu mengatur sel-sel yang terlibat dalam perkembangan psoriasis.
Suplemen Bukan Pengganti Pengobatan
Para ahli menyarankan mengonsumsi ikan berlemak seperti salmon, makarel, sarden, dan herring sebanyak dua kali dalam seminggu.
Sumber omega-3 dari tumbuhan yang dapat dikonsumsi antara lain biji chia, biji rami yang telah dihaluskan, dan kenari.
Bagi orang yang jarang mengonsumsi ikan, suplemen omega-3 dapat dipertimbangkan setelah berkonsultasi dengan dokter, terutama bagi mereka yang mengonsumsi obat pengencer darah.
Dokter Joel Spitz mengatakan, "Suplemen omega-3 bukan pengganti pengobatan psoriasis."
Menurutnya, omega-3 lebih efektif digunakan sebagai pendamping terapi yang diresepkan dokter.
Para ahli juga menyarankan penerapan pola makan Mediterania yang kaya buah-buahan, sayuran, biji-bijian utuh, ikan, kacang-kacangan, dan minyak zaitun.
Selain itu, masyarakat dianjurkan membatasi konsumsi alkohol, menjaga berat badan ideal, dan berhenti merokok karena kebiasaan tersebut diketahui berkaitan dengan meningkatnya risiko maupun tingkat keparahan psoriasis.
- Penulis :
- Gerry Eka





