
Pantau - Kementerian Transmigrasi (Kementrans) menggelar dialog terbuka dengan perwakilan masyarakat dari Pulau Batam, Rempang, dan Galang (Barelang), Kepulauan Riau, guna membahas investasi dan konflik lahan di kawasan tersebut.
Dalam pertemuan itu, warga menyampaikan bahwa mereka tidak menolak investasi selama tidak diiringi dengan penggusuran atau pemindahan paksa.
"Esensinya saya tangkap bahwa pada prinsipnya masyarakat tidak menolak investasi asal tidak digusur dan digeser, betul ya?" ujar Menteri Transmigrasi M. Iftitah Sulaiman Suryanagara.
Usulan Program Transmigrasi Lokal Tanpa Paksaan
Dialog tersebut melibatkan pihak-pihak yang pro maupun kontra terhadap relokasi, termasuk organisasi mitra pembangunan, perwakilan rukun warga dari Kecamatan Galang dan Rempang, serta para tokoh masyarakat setempat.
Sebagai solusi konflik agraria yang telah berlangsung, Kementrans mengusulkan Program Transmigrasi Lokal yang bersifat sukarela dan tanpa unsur pemaksaan.
Pemerintah juga menegaskan komitmennya untuk menghargai setiap keputusan warga, baik yang memilih ikut maupun menolak program tersebut.
Menteri Iftitah menambahkan bahwa program ini bukan hanya sekadar pemindahan penduduk, tetapi juga menitikberatkan pada peningkatan kesejahteraan warga melalui pendampingan serta pengembangan ekonomi.
Transformasi Transmigrasi untuk Kesejahteraan dan Daya Saing Daerah
Kementrans saat ini sedang menjalankan transformasi paradigma baru transmigrasi, yang diarahkan untuk menciptakan pusat-pusat kawasan ekonomi berbasis industri dan hilirisasi produk unggulan daerah.
Paradigma baru ini bertujuan meningkatkan nilai tambah dari komoditas lokal, sehingga dapat meningkatkan pendapatan warga serta daya saing wilayah transmigrasi.
Salah satu tokoh masyarakat Rempang, Gerisman, menyampaikan apresiasinya terhadap pendekatan dialogis yang ditempuh Kementrans.
"Tokoh masyarakat Rempang mengucapkan terima kasih atas nama warga kepada Bapak Menteri untuk membuka ruang dialog untuk mencari solusi yang terbaik," ucap Gerisman.
- Penulis :
- Arian Mesa








