
Pantau - Pemerintah Ekuador resmi menaikkan tarif pengangkutan minyak mentah Kolombia melalui wilayahnya sebesar 900 persen, menyusul keputusan Kolombia untuk menghentikan ekspor listrik ke Ekuador mulai 1 Februari mendatang.
Kenaikan tarif ini membuat Kolombia kini harus membayar 30 dolar AS untuk setiap barel minyak yang melewati Sistem Pipa Minyak Trans-Ekuador (SOTE), dari sebelumnya hanya 3 dolar AS.
Kebijakan ini diumumkan Ekuador sebagai respons langsung atas langkah Bogota yang pada 23 Januari menyatakan akan menangguhkan ekspor listrik ke negara tetangganya tersebut.
Hingga kini, pemerintah Kolombia belum memberikan tanggapan resmi terkait kenaikan tarif yang diberlakukan Ekuador.
Ketegangan Dipicu Perselisihan Keamanan dan Perdagangan
Hubungan antara kedua negara memang sedang memanas dalam beberapa waktu terakhir, dipicu oleh kurangnya kerja sama dalam operasi melawan kartel narkoba dan isu keamanan di wilayah perbatasan.
Presiden Ekuador Daniel Noboa sebelumnya pada 22 Januari juga telah menetapkan tarif sebesar 30 persen terhadap produk impor dari Kolombia, dengan alasan Kolombia tidak cukup mendukung upaya Ekuador dalam memerangi narkoba.
Kenaikan tarif minyak mentah ini pun dinilai sebagai bagian dari eskalasi kebijakan perdagangan dan energi antara kedua negara yang mencerminkan meningkatnya ketegangan dalam hubungan bilateral.
- Penulis :
- Leon Weldrick







