Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Geopolitik

Dewan Keamanan PBB Resmi Akhiri Misi UNMHA di Yaman Mulai April 2026

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Dewan Keamanan PBB Resmi Akhiri Misi UNMHA di Yaman Mulai April 2026
Foto: (Sumber: Kapal Galaxy Leader terlihat di dekat kota pelabuhan Hodeidah di Yaman pada 12 Mei 2024. Delegasi dari Komite Palang Merah Internasional (International Committee of the Red Cross/ICRC) pada Minggu (12/5) mengunjungi kapal Galaxy Leader, kapal pengangkut kendaraan yang dibajak oleh kelompok Houthi, dan bertemu dengan para awak kapal tersebut di dekat kota pelabuhan Hodeidah di Yaman. (ANTARA/Xinhua/Mohammed Mohammed))

Pantau - Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) resmi memutuskan untuk mengakhiri Misi PBB untuk mendukung Perjanjian Hodeidah (UNMHA) di Yaman, melalui adopsi Resolusi 2813.

Resolusi tersebut memperpanjang mandat UNMHA untuk dua bulan terakhir hingga 31 Maret 2026 sebelum memasuki masa likuidasi mulai 1 April 2026.

UNMHA dibentuk pada tahun 2019 dengan tujuan mendukung implementasi Perjanjian Stockholm antara pemerintah Yaman dan kelompok Houthi, khususnya terkait pengaturan di kota Hodeidah serta pelabuhan-pelabuhan Hodeidah, Salif, dan Ras Issa.

Operasi Dikurangi, Fungsi Ditransisikan

Dalam masa perpanjangan dua bulan, UNMHA akan mulai mengurangi operasi dan kehadiran fisik di wilayah Yaman.

Selain itu, misi ini juga akan mempersiapkan transisi fungsi-fungsi yang tersisa ke kantor utusan khusus PBB untuk Yaman.

"Resolusi ini menginstruksikan Sekretaris Jenderal PBB untuk menyiapkan rencana transisi dan likuidasi, setelah berkonsultasi dengan pihak-pihak di Yaman," ungkap pernyataan resmi dari Dewan Keamanan.

Resolusi 2813 diadopsi dengan dukungan dari 13 negara anggota Dewan Keamanan.

Sementara itu, dua negara, yaitu China dan Rusia, memilih untuk abstain dalam pemungutan suara.

Peran Strategis Hodeidah dan Akhir Misi UNMHA

Hodeidah merupakan kota pelabuhan strategis yang terletak di pesisir Laut Merah, wilayah barat Yaman, dan menjadi salah satu titik utama dalam Perjanjian Stockholm.

Pembentukan UNMHA sejak 2019 bertujuan untuk menjaga stabilitas dan mendukung penerapan perjanjian tersebut demi mencegah eskalasi konflik di wilayah tersebut.

Dengan berakhirnya mandat UNMHA, tanggung jawab pengawasan dan koordinasi di Hodeidah secara bertahap akan dialihkan ke entitas lain di bawah sistem PBB.

Penulis :
Ahmad Yusuf
Editor :
Tria Dianti