Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Geopolitik

AS Kerahkan Jet Tempur F-35A ke Eropa di Tengah Ketegangan dengan Iran, Aktivitas Militer Meningkat

Oleh Leon Weldrick
SHARE   :

AS Kerahkan Jet Tempur F-35A ke Eropa di Tengah Ketegangan dengan Iran, Aktivitas Militer Meningkat
Foto: Jet tempur F-35 US Air Force (sumber: Anadolu)

Pantau - Amerika Serikat mengerahkan jet tempur siluman generasi kelima F-35A ke Eropa sebagai respons atas meningkatnya ketegangan dengan Iran, di tengah situasi geopolitik yang memanas.

Meski lokasi pasti pengerahan belum diumumkan secara resmi, sejumlah laporan menyebutkan bahwa jet-jet tempur tersebut telah mendarat di Pangkalan Udara Lajes, Portugal, berdasarkan video yang beredar luas di media sosial.

Sebelumnya, jet-jet F-35A ini berada di Puerto Rico dan terlibat dalam operasi militer Amerika Serikat terkait situasi di Venezuela.

Aktivitas Militer AS Meningkat di Wilayah Eropa

Selain pengerahan F-35A, jet tempur F/A-18G milik Angkatan Laut Amerika Serikat juga dilaporkan terbang menuju wilayah udara Spanyol, memperlihatkan meningkatnya manuver militer AS di Eropa.

Menurut laporan dari The War Zone, jet tempur F-35A memegang peran strategis dalam misi penekanan sistem pertahanan udara Iran selama serangan Amerika Serikat pada Juni 2025 lalu.

Langkah ini diduga merupakan antisipasi terhadap potensi eskalasi konflik dengan Iran, mengingat ketegangan yang terus memburuk sejak akhir tahun lalu.

Kerusuhan di Iran dan Ancaman AS

Ketegangan meningkat setelah pecahnya protes besar-besaran di Iran pada akhir Desember 2025 akibat melemahnya nilai tukar mata uang rial dan melonjaknya inflasi.

Aksi protes yang dimulai di beberapa kota besar berubah menjadi bentrokan antara warga sipil dan aparat keamanan, dengan sejumlah korban jiwa dilaporkan di kedua pihak.

Presiden Amerika Serikat Donald Trump secara terbuka menyatakan dukungannya terhadap para demonstran Iran.

"Jika para demonstran dibunuh, kami akan menyerang," ungkapnya, dalam pernyataan yang dianggap sebagai ancaman langsung terhadap kedaulatan Iran.

Trump juga menyebut bahwa armada militer besar tengah bergerak cepat menuju Iran.

Ia memperingatkan, "Jika tidak ada kesepakatan, serangan kami berikutnya akan jauh lebih buruk daripada sebelumnya."

Status dan Situasi Terbaru

Hingga saat ini, belum ada pernyataan resmi dari Pentagon terkait jumlah jet tempur yang dikerahkan maupun durasi penugasan mereka di Eropa.

Situasi tetap berkembang, dengan komunitas internasional memantau ketat potensi pecahnya konflik militer skala besar di kawasan Timur Tengah.

Penulis :
Leon Weldrick