Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Geopolitik

Anggota Kongres AS Diberi Akses Dokumen Tanpa Sensor Kasus Jeffrey Epstein

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Anggota Kongres AS Diberi Akses Dokumen Tanpa Sensor Kasus Jeffrey Epstein
Foto: (Sumber: Ilustrasi - Gedung Capitol di Washington, D. C., kantor para senator dan legislator Amerika Serikat. ANTARA/Andolu/pri..)

Pantau - Anggota Kongres Amerika Serikat akan diizinkan meninjau jutaan halaman dokumen pemerintah tanpa sensor terkait mendiang terpidana kejahatan seksual Jeffrey Epstein mulai pekan depan di Departemen Kehakiman AS.

Aturan Peninjauan Dokumen

Para legislator dapat mulai mengakses dokumen pada hari Senin, namun tidak akan memperoleh akses ke dokumen asli.
Peninjauan hanya dapat dilakukan secara langsung di Departemen Kehakiman dengan pemberitahuan minimal 24 jam sebelumnya.
Anggota Kongres diperbolehkan membuat catatan selama peninjauan tetapi dilarang membawa perangkat elektronik.
Dokumen yang dapat ditinjau merupakan salinan tanpa sensor dari sekitar tiga juta dokumen, setara dengan setengah dari total berkas yang diakui berada dalam penguasaan Departemen Kehakiman, ungkap laporan NBC News berdasarkan surat resmi yang diperoleh dan ditujukan kepada anggota Kongres.

Dukungan Legislator dan Tuntutan Akses

Anggota parlemen Ro Khanna bersama Thomas Massie menandatangani surat kepada Wakil Jaksa Agung Todd Blanche yang menuntut agar Kongres diberikan akses terhadap dokumen Epstein tanpa sensor.
“Ketika Kongres melawan, Kongres bisa menang,” ungkap Ro Khanna, menegaskan bahwa sikapnya tidak hanya terkait berkas Epstein, tetapi juga berlaku untuk upaya menghentikan perang yang dinilai tidak masuk akal.
Langkah ini dianggap sebagai upaya memastikan transparansi penuh serta kemampuan Kongres untuk menjalankan pengawasan terhadap dokumen pemerintah terkait kasus Epstein.

Penulis :
Aditya Yohan