
Pantau - British Broadcasting Corporation berencana memangkas anggaran tahunan dalam tiga tahun ke depan dan melakukan pemutusan hubungan kerja di tengah tekanan finansial serta gugatan Presiden Amerika Serikat Donald Trump.
Berita ini dimuat pada Jumat, 13 Februari 2026 pukul 09.15 WIB dengan waktu baca 2 menit berdasarkan laporan kantor berita RIA Novosti.
Juru bicara BBC menyatakan "Di tengah pasar media yang berubah cepat, kami terus menghadapi tekanan finansial yang signifikan. Karena itu, kami berencana melakukan penghematan lanjutan sekitar 10 persen dari total biaya dalam tiga tahun ke depan," seperti dikutip harian Inggris Financial Times.
Rencana Penghematan dan Dampak ke Divisi
Biaya operasional lembaga penyiaran publik Inggris tersebut melampaui 2 miliar pound atau sekitar Rp42,5 triliun tahun lalu.
Pemangkasan anggaran diperkirakan mencapai sekitar 200 juta pound.
Direktur Jenderal BBC Tim Davie mengumumkan rencana tersebut dalam telekonferensi dan menyatakan bahwa pengurangan pegawai akan berdampak ke seluruh divisi termasuk redaksi dan studio komersial.
Keputusan itu diambil setelah pemerintah menaikkan iuran televisi sebesar 5,5 pound menjadi 180 pound atau sekitar Rp3,8 juta per tahun.
Seluruh pemilik televisi di Inggris diwajibkan membayar iuran tersebut sebagai sumber utama pendanaan BBC.
Laporan media lain menyebutkan kenaikan iuran terjadi di tengah persaingan ketat media berbayar seperti Netflix sehingga BBC menghadapi kesulitan memenuhi tuntutan kualitas atau value for money dari pemirsa.
Gugatan Trump dan Ancaman Anggaran World Service
Pada Selasa, Davie menyampaikan bahwa anggaran BBC World Service terancam habis pada Maret karena belum ada kesepakatan dengan Kementerian Luar Negeri Inggris terkait perpanjangan anggaran.
Pemerintah Inggris mulai meninjau kesepakatan tersebut setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump menggugat BBC pada Desember dan menuntut ganti rugi senilai 10 miliar dolar Amerika Serikat atau sekitar Rp158,5 triliun atas tuduhan mendistorsi pidatonya terkait peristiwa 6 Januari 2021.
Berita terkait sebelumnya berjudul Karyawan BBC menuduh perusahaannya menyiarkan peliputan memihak Israel.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf







