Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Geopolitik

Iran Tegaskan Akan Merespons Tegas Ancaman Militer AS, Kirim Surat Resmi ke PBB

Oleh Shila Glorya
SHARE   :

Iran Tegaskan Akan Merespons Tegas Ancaman Militer AS, Kirim Surat Resmi ke PBB
Foto: Ilustrasi - pembicaraan nuklir Iran dan Amerika Serikat (sumber: Anadolu)

Pantau - Iran memperingatkan akan merespons tegas setiap agresi militer dan menyampaikan sikap tersebut melalui surat resmi kepada Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres dan kepresidenan Dewan Keamanan PBB.

Surat itu dikirim oleh perwakilan tetap Iran untuk PBB sebagai respons atas pernyataan yang dinilai mengandung ancaman penggunaan kekuatan terhadap Teheran.

Dalam surat tersebut ditegaskan bahwa "Republik Islam Iran telah berulang kali menyatakan di tingkat tertinggi bahwa mereka tidak mencari ketegangan atau perang dan tidak akan memulai perang apa pun," ungkap perwakilan Iran.

Iran juga menegaskan bahwa "Namun, jika Iran menjadi sasaran agresi militer, kami akan menanggapi secara tegas dan proporsional dalam menjalankan haknya untuk membela diri berdasarkan Pasal 51 Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa," tegasnya.

Peringatan Keras terhadap Amerika Serikat

Perwakilan Iran memperingatkan bahwa "semua pangkalan, fasilitas, dan aset pasukan musuh di kawasan itu akan menjadi sasaran yang sah dalam konteks respons defensif Iran," ujarnya dalam surat tersebut.

Iran menekankan bahwa "Amerika Serikat akan memikul tanggung jawab penuh dan langsung atas konsekuensi yang tidak terduga dan tidak terkendali.", lanjutnya.

Surat itu juga mengutip unggahan media sosial Presiden AS Donald Trump pada 18 Februari yang disebut sebagai "ancaman publik eksplisit penggunaan kekuatan" terhadap Iran.

Unggahan tersebut merujuk pada potensi penggunaan fasilitas militer di Diego Garcia dan pangkalan RAF Fairford di Inggris sebagai bagian dari ancaman tersebut.

Desak Tindakan Segera PBB

Melalui surat itu, Iran mendesak tindakan segera oleh PBB dengan menyatakan bahwa "Dewan Keamanan dan Sekretaris Jenderal harus bertindak tanpa penundaan, sebelum terlambat.", kata perwakilan tersebut.

Iran menggambarkan ancaman AS sebagai sinyal "risiko nyata agresi militer, yang dampaknya akan membawa malapetaka bagi kawasan dan merupakan ancaman serius bagi perdamaian dan keamanan internasional.", ungkapnya.

Dalam surat yang sama, Iran kembali menegaskan komitmennya pada jalur diplomasi serta menyatakan dukungan penuh terhadap tujuan dan prinsip Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa.

Misi Iran di PBB juga menegaskan telah terlibat secara konstruktif, serius, dan beritikad baik dalam perundingan nuklir dengan Pemerintah Amerika Serikat.

Penulis :
Shila Glorya