
Pantau - Badan Penanggulangan Bencana Daerah Makassar mendata sebanyak 545 warga atau 169 kepala keluarga mengungsi di enam titik lokasi akibat banjir yang melanda Kota Makassar, Sulawesi Selatan, setelah cuaca ekstrem berlangsung beberapa hari terakhir.
Kepala BPBD Makassar Fadli Tahar menyampaikan, "Jumlah warga yang mengungsi akibat bencana di sejumlah wilayah Kota Makassar sebanyak 545 jiwa dan itu tersebar di enam titik,".
Enam titik pengungsian tersebut berada di Kecamatan Manggala dan Kecamatan Biringkanaya.
Di Kecamatan Manggala, pengungsi berada di Masjid Jabal Nur Kelurahan Manggala sebanyak 12 KK atau 36 jiwa dan Masjid Yuda Alfatih Kelurahan Manggala sebanyak 7 KK atau 27 jiwa.
Di Kecamatan Biringkanaya, pengungsi tersebar di Masjid Lailatul Qadar BTP Blok AF Kelurahan Katimbang sebanyak 67 KK atau 232 jiwa, SD Paccerakkang Kelurahan Katimbang sebanyak 24 KK atau 86 jiwa, Masjid Nurul Ikhlas Kelurahan Katimbang sebanyak 40 KK atau 133 jiwa, serta Masjid Al Ramun Kelurahan Paccerakkang sebanyak 9 KK atau 31 jiwa.
BPBD Makassar terus melakukan pemantauan dan pendataan secara berkala di seluruh titik pengungsian.
Fadli Tahar menyampaikan, "Kami sudah berkoordinasi dengan instansi terkait untuk memastikan kebutuhan dasar para pengungsi, mulai dari logistik, layanan kesehatan, hingga kebutuhan khusus kelompok rentan, dapat terpenuhi dengan baik,".
Upaya penanganan dan pelayanan terhadap warga terdampak akan terus dimaksimalkan hingga kondisi dinyatakan aman dan para pengungsi dapat kembali ke rumah masing-masing.
- Penulis :
- Aditya Yohan







