
Pantau - Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi mengatakan Teheran dan Washington semakin mendekati kesepakatan dalam sejumlah isu dengan keseriusan yang terlihat di kedua belah pihak usai putaran ketiga perundingan nuklir tidak langsung di Jenewa.
Ia menyatakan Iran dan Amerika Serikat semakin mendekati kesepakatan dalam sejumlah isu dan keseriusan terlihat lebih kuat dibandingkan putaran sebelumnya.
Putaran ketiga perundingan tersebut berlangsung di bawah mediasi Oman dan menjadi yang terpanjang dari tiga putaran yang telah digelar.
Araghchi yang memimpin delegasi Iran menyebut putaran kali ini sebagai salah satu yang paling serius dan terpanjang dalam negosiasi.
Ia menambahkan kehadiran Kepala Badan Nuklir PBB Rafael Grossi membantu proses dari sudut pandang teknis.
Kedua pihak sepakat tim teknis akan memulai diskusi dan peninjauan di Wina, Austria, mulai Senin dengan putaran baru perundingan dijadwalkan dalam waktu kurang dari sepekan.
Bahas Sanksi dan Isu Dewan Keamanan PBB
Isu Dewan Keamanan PBB dan sanksi Amerika Serikat termasuk dalam tuntutan Iran dan disepakati akan dibahas lebih rinci pekan depan.
Terkait pencabutan sanksi nuklir, Iran telah menjabarkan secara jelas tuntutan spesifiknya dalam meja perundingan.
Negosiasi dibagi menjadi dua sesi sebelum dan sesudah jeda dengan kedua pihak berkonsultasi kepada pemerintah masing-masing.
Setelah bertukar catatan selama lebih dari tiga jam melalui Menteri Luar Negeri Oman Busaidi dan Rafael Grossi, sesi pertama ditunda sekitar pukul 13.30 waktu setempat.
Sesi kedua dimulai sekitar pukul 17.45 waktu setempat dan berakhir pada pukul 19.30 waktu setempat.
Laporan sebelumnya menyebut mediator Oman mendesak kedua pihak melanjutkan pembicaraan pada Jumat namun hal tersebut tidak terwujud.
Televisi pemerintah Iran melaporkan kedua pihak memanfaatkan jeda untuk berkonsultasi dengan pemerintah masing-masing terkait rincian negosiasi sehingga menjadikannya putaran terpanjang.
Perundingan berlangsung di tengah peningkatan kehadiran militer Amerika Serikat di kawasan Teluk Persia serta latihan oleh Korps Garda Revolusi Islam Iran.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf







