Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Geopolitik

AS Desak Sri Lanka Tahan Penyintas Kapal Perang Iran IRIS Dena yang Tenggelam

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

AS Desak Sri Lanka Tahan Penyintas Kapal Perang Iran IRIS Dena yang Tenggelam
Foto: (Sumber : Arsip foto - IRIS Dena adalah fregat kelas Moudge di Armada Selatan Angkatan Laut Republik Islam Iran. ANTARA/HO-Wikipedia/pri..)

Pantau - Amerika Serikat mendesak otoritas Sri Lanka agar tidak memulangkan para penyintas kapal perang Iran IRIS Dena yang tenggelam di perairan Samudra Hindia pada awal pekan tersebut.

Desakan tersebut juga mencakup awak kapal Iran kedua yang saat ini berada dalam penahanan Sri Lanka, sebagaimana dilaporkan Reuters dengan mengutip memo dari kabel internal Departemen Luar Negeri Amerika Serikat.

Dalam kabel tersebut disebutkan, "Otoritas Sri Lanka harus meminimalkan upaya Iran untuk menggunakan para tahanan tersebut sebagai alat propaganda".

Angkatan Laut Sri Lanka sebelumnya mengevakuasi 204 orang dari kapal Iran Bushehr yang meminta izin memasuki pelabuhan Sri Lanka, dan jumlah tersebut dilaporkan meningkat menjadi 208 orang pada hari yang sama.

Bushehr merupakan kapal Iran kedua yang meminta bantuan kepada Angkatan Laut Sri Lanka.

Pada 4 Maret, kapal angkatan laut Iran IRIS Dena dilaporkan dalam perjalanan menuju Iran dari sebuah pelabuhan di India bagian timur dengan membawa sekitar 180 awak.

Kapal tersebut tenggelam sekitar 40 kilometer di selatan Sri Lanka setelah mengirimkan sinyal darurat pada saat fajar.

Menteri Perang Amerika Serikat Pete Hegseth mengatakan kapal selam Amerika Serikat menenggelamkan kapal perang Iran tersebut di perairan internasional Samudra Hindia.

Ia menyebut insiden itu sebagai penenggelaman dengan torpedo pertama sejak Perang Dunia II.

Seorang pejabat Amerika Serikat kepada Reuters menyatakan kapal Dena berada dalam kondisi bersenjata saat diserang dan tidak ada peringatan sebelum serangan dilakukan.

Reuters melaporkan sedikitnya 78 orang terluka dan 101 lainnya hilang dalam insiden tersebut.

Wakil Menteri Luar Negeri Sri Lanka Arun Hemachandra menyebut sekitar 80 jenazah telah ditemukan di lokasi tenggelamnya IRIS Dena.

Dalam kabel internal Departemen Luar Negeri Amerika Serikat juga disebutkan kapal Bushehr akan tetap berada dalam penahanan Sri Lanka hingga konflik berakhir.

Insiden tersebut terjadi di tengah eskalasi konflik setelah pada 28 Februari Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan terhadap sejumlah target di Iran termasuk di Teheran yang menyebabkan kerusakan serta korban jiwa.

Iran kemudian melancarkan serangan balasan ke wilayah Israel serta pangkalan militer Amerika Serikat di berbagai wilayah Timur Tengah sebagai bentuk pertahanan diri.

Penulis :
Aditya Yohan