
Pantau - Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengancam akan terjadi ledakan besar jika gencatan senjata dengan Iran berakhir di tengah proses negosiasi yang masih berlangsung.
Ancaman di Tengah Negosiasi
Trump menyampaikan peringatan keras tersebut saat membahas kemungkinan berakhirnya gencatan senjata antara kedua negara.
"Banyak bom akan mulai meledak," ungkapnya kepada PBS News, Senin (20/4).
Ia juga menyebut delegasi Amerika Serikat tengah menuju Islamabad, Pakistan, untuk melanjutkan putaran kedua negosiasi dengan Iran setelah perundingan sebelumnya gagal mencapai kesepakatan.
Latar Belakang Konflik dan Gencatan Senjata
Sebelumnya, konflik meningkat setelah Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan ke Iran pada 28 Februari yang memicu balasan dari Teheran terhadap wilayah Israel dan fasilitas militer AS di Timur Tengah.
Pada 7 April, kedua pihak sepakat melakukan gencatan senjata selama dua minggu sebagai upaya meredakan ketegangan.
Namun, kegagalan negosiasi pada 12 April membuat situasi kembali memanas, bahkan Trump memerintahkan Angkatan Laut AS melakukan blokade terhadap pelabuhan Iran untuk menekan pihak lawan kembali ke meja perundingan.
Di tengah situasi tersebut, kelanjutan gencatan senjata yang akan berakhir pada 22 April menjadi penentu arah konflik antara kedua negara.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf








