
Pantau - Amerika Serikat pada Rabu (11/3/2026) memveto resolusi Dewan Keamanan PBB yang diajukan Rusia, yang menyerukan gencatan senjata di Timur Tengah dan mengecam serangan terhadap warga sipil.
Latvia juga menentang resolusi tersebut, sembilan anggota DK PBB abstain, sementara empat negara mendukung.
Resolusi yang diajukan Rusia meminta semua pihak segera menghentikan permusuhan di Timur Tengah dan sekitarnya, mengecam semua serangan terhadap warga sipil, serta menyerukan pihak yang terlibat kembali ke jalur diplomasi, tanpa menyebut negara tertentu.
Dokumen tersebut juga menekankan pentingnya menjamin keamanan semua negara di kawasan Timur Tengah dan sekitarnya.
DK PBB menyatakan kesedihan atas korban tewas dalam konflik dan menegaskan larangan penggunaan kekerasan terhadap integritas wilayah suatu negara.
Pada hari yang sama, DK PBB mengadopsi resolusi yang diajukan Bahrain agar Iran menghentikan serangan terhadap negara-negara Teluk.
Tiga belas negara mendukung resolusi tersebut, sementara Rusia dan China abstain.
Resolusi mengecam serangan Iran terhadap Bahrain, Kuwait, Oman, Qatar, Arab Saudi, Uni Emirat Arab, dan Yordania, serta menuntut penghentian serangan segera.
Namun, resolusi Bahrain tidak menyebut agresi Amerika Serikat dan Israel, dan tidak menyerukan kedua negara tersebut menghentikan serangan terhadap Iran.
- Penulis :
- Aditya Yohan








