Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Geopolitik

PBB Kecam Serangan Pemukim Israel di Tepi Barat, Desak Perlindungan Warga Palestina

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

PBB Kecam Serangan Pemukim Israel di Tepi Barat, Desak Perlindungan Warga Palestina
Foto: (Sumber : Foto yang diambil pada 11 Maret 2026 menunjukkan kerusakan di sebuah gedung akibat reruntuhan roket di daerah Salfit di Tepi Barat. (ANTARA/Xinhua/Nidal Eshtayeh).)

Pantau - Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengecam serangan yang dilakukan pemukim Israel terhadap warga Palestina dan properti mereka di Tepi Barat yang diduduki, menyusul meningkatnya kekerasan dalam beberapa waktu terakhir.

Serangan Disebut Terjadi Hampir Setiap Hari

Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres melalui juru bicaranya Stephane Dujarric menyampaikan bahwa serangan oleh pemukim Israel terus meningkat dan terjadi hampir setiap hari.

“Serangan yang terjadi hampir setiap hari oleh pemukim Israel ini semakin parah, mengakibatkan korban jiwa, luka-luka, kerusakan properti yang signifikan, dan bahkan terkadang memaksa seluruh komunitas mengungsi,” ujar Dujarric dalam taklimat harian.

PBB menilai eskalasi kekerasan tersebut telah menimbulkan dampak serius terhadap keselamatan warga sipil Palestina.

Seruan Hentikan Kekerasan dan Tegakkan Hukum

Dujarric menegaskan bahwa permukiman Israel di wilayah pendudukan tidak memiliki dasar hukum dan melanggar hukum internasional serta resolusi PBB.

Ia juga mendesak adanya langkah konkret untuk menghentikan kekerasan dan melindungi warga sipil.

“Permukiman Israel dan infrastruktur terkait tidak memiliki keabsahan hukum dan merupakan pelanggaran terang-terangan terhadap hukum internasional, termasuk resolusi PBB yang berlaku,” tegasnya.

Selain itu, PBB meminta Pemerintah Israel bertanggung jawab dalam menjaga keamanan dan menindak pelaku kekerasan.

“Dia mendesak Pemerintah Israel untuk melaksanakan langkah-langkah konkret guna membalikkan arah perkembangan situasi saat ini di Tepi Barat yang diduduki. Otoritas Israel memikul tanggung jawab untuk melindungi penduduk Palestina, mengakhiri kekebalan hukum, dan menuntut pertanggungjawaban pihak-pihak yang bertanggung jawab,” ujar Dujarric.

Penulis :
Ahmad Yusuf