
Pantau - Pemerintah China menegaskan diplomasi antar kepala negara antara Presiden Xi Jinping dan Presiden Amerika Serikat Donald Trump memiliki peran tak tergantikan dalam menjaga hubungan bilateral kedua negara.
Diplomasi Tingkat Tinggi Tetap Krusial
Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China Lin Jian menyatakan komunikasi terkait rencana kunjungan Presiden Trump ke China masih terus berlangsung.
"Diplomasi kepala negara memainkan peran yang tak tergantikan dalam memberikan panduan strategis untuk hubungan China-AS. Kedua negara sedang berkomunikasi mengenai kunjungan Presiden Trump ke China," ungkapnya.
Pertemuan antara Xi Jinping dan Donald Trump dijadwalkan berlangsung di Beijing pada 14 hingga 15 Mei 2026.
Kunjungan tersebut sebelumnya direncanakan pada akhir Maret hingga awal April, namun ditunda karena Presiden Trump memilih fokus pada konflik dengan Iran.
Agenda Strategis dan Isu Global
Gedung Putih menyebut pertemuan ini sebagai agenda penting yang telah lama dinantikan untuk memperkuat hubungan kedua negara.
Trump juga menyatakan optimismenya terhadap pertemuan tersebut melalui media sosial.
"Perwakilan kami sedang menyelesaikan persiapan untuk kunjungan bersejarah ini. Saya sangat menantikan untuk menghabiskan waktu bersama Presiden Xi dalam apa yang saya yakin akan menjadi peristiwa yang monumental," ujarnya.
Agenda pembahasan dalam pertemuan itu mencakup isu perdagangan, Taiwan, serta kerja sama ekonomi termasuk peningkatan pembelian produk pertanian Amerika oleh China.
Kedua negara sebelumnya telah mencapai kesepakatan gencatan perang dagang selama satu tahun pada Oktober 2025 yang menjadi dasar stabilitas hubungan ekonomi saat ini.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf
- Editor :
- Ahmad Yusuf







