HOME  ⁄  Geopolitik

Ukraina Usulkan Turki Jadi Tuan Rumah Perundingan dengan Rusia

Oleh Gerry Eka
SHARE   :

Ukraina Usulkan Turki Jadi Tuan Rumah Perundingan dengan Rusia
Foto: (Sumber: Ilustrasi Ukraina. /ANTARA/Anadolu/py. (Anadolu).)

Pantau - Menteri Luar Negeri Ukraina Andrii Sybiha menyatakan harapan agar Turki bersedia menjadi tuan rumah pertemuan tingkat tinggi antara Rusia dan Ukraina dalam upaya mencari solusi damai konflik.

Pernyataan tersebut disampaikan pada Minggu, 19 April 2026, dengan rencana pertemuan melibatkan Presiden Rusia Vladimir Putin dan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky.

Sybiha mengatakan, "Kami telah menghubungi Turki untuk mempertimbangkan penyelenggaraan pertemuan Zelenskyy dan Putin, dengan kemungkinan dihadiri Presiden Erdogan dan Presiden Trump. Kami siap untuk pertemuan tersebut."

Sebelumnya, Menteri Luar Negeri Turki Hakan Fidan menyatakan kesiapan negaranya untuk menjadi tuan rumah perundingan, baik di tingkat teknis maupun tingkat tertinggi.

Ia mengatakan, "Dalam kontak antara presiden kami dan Bapak Putin serta Zelenskyy, yang terhormat, kesediaan Turki untuk menyelenggarakan pembicaraan termasuk di tingkat tertinggi telah disampaikan. Namun, situasi di sini tidak hanya bergantung pada keinginan kami, tetapi juga pada kemauan semua pihak yang terlibat."

Turki dinilai memiliki posisi strategis sebagai mediator dalam konflik tersebut.

Juru Bicara Kremlin Dmitry Peskov menyebut pembicaraan sempat tertunda karena Amerika Serikat fokus pada isu lain.

Namun, Rusia masih menunggu kelanjutan negosiasi meski waktu dan lokasi belum ditentukan.

Sejak awal 2026, delegasi Rusia dan Ukraina dengan keterlibatan Amerika Serikat telah menggelar tiga kali perundingan.

Pertemuan terakhir berlangsung di Jenewa pada 17 hingga 18 Februari 2026.

Upaya diplomasi terus dilakukan guna mencari solusi damai atas konflik yang masih berlangsung.

Penulis :
Gerry Eka

Terpopuler