HOME  ⁄  Geopolitik

Ghalibaf Tegaskan Iran Siaga Tempur Penuh di Tengah Negosiasi dengan AS

Oleh Gerry Eka
SHARE   :

Ghalibaf Tegaskan Iran Siaga Tempur Penuh di Tengah Negosiasi dengan AS
Foto: (Sumber: Arsip - Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf melihat foto dan tas sekolah anak-anak yang tewas dalam serangan Minab, yang diletakkan di kursi selama penerbangannya ke Islamabad di Iran pada Sabtu (11/4/2026). (ANTARA/Iranian Parliament Speaker Office/Anadolu/pri).)

Pantau - Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf menyatakan angkatan bersenjata Iran berada dalam kondisi siaga tempur penuh meski negosiasi dengan Amerika Serikat masih berlangsung.

Pernyataan tersebut disampaikan pada Minggu, 19 April 2026, di tengah meningkatnya ketegangan konflik di kawasan.

Ia mengatakan, "Kami tidak mempercayai musuh. Bahkan sekarang, saat kami duduk di sini, perang bisa saja pecah. Angkatan bersenjata kami berada dalam kesiapan tempur penuh di lapangan."

Ghalibaf menegaskan bahwa proses negosiasi tidak membuat kesiapan militer Iran melemah.

Ia mengungkapkan, "Kami tidak percaya bahwa karena kami sedang bernegosiasi, maka angkatan bersenjata tidak siap. Sebaliknya, seperti halnya orang orang di jalanan, angkatan bersenjata kami juga siap."

Negosiasi antara Iran dan Amerika Serikat masih berlangsung dengan rencana putaran berikutnya digelar di Islamabad.

Namun, pembicaraan sebelumnya belum menghasilkan kesepakatan konkret.

Ketegangan meningkat setelah serangan militer pada 28 Februari yang melibatkan Amerika Serikat dan Israel terhadap target di Iran.

Serangan tersebut dilaporkan menyebabkan lebih dari 3.000 korban jiwa.

Gencatan senjata kemudian diumumkan pada 8 April dan berlaku selama dua pekan.

Meski belum ada pengumuman resmi terkait dimulainya kembali perang, situasi di kawasan tetap memanas.

Amerika Serikat juga disebut melakukan blokade terhadap pelabuhan Iran, sementara mediator internasional terus mengupayakan kelanjutan negosiasi.

Penulis :
Gerry Eka