HOME  ⁄  Geopolitik

Trump Tuduh Iran Langgar Gencatan Senjata di Selat Hormuz

Oleh Gerry Eka
SHARE   :

Trump Tuduh Iran Langgar Gencatan Senjata di Selat Hormuz
Foto: (Sumber: Arsip foto - Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengadakan konferensi pers di Gedung Putih Washington DC, Amerika Serikat. ANTARA/Anadolu Ajensi/pri.)

Pantau - Mantan Presiden Amerika Serikat Donald Trump menuduh Iran melanggar kesepakatan gencatan senjata setelah terjadi penembakan di Selat Hormuz.

Pernyataan tersebut disampaikan melalui platform Truth Social pada Minggu, 19 April 2026, menyusul insiden yang terjadi pada Sabtu, 18 April 2026.

Trump mengatakan, "Iran memutuskan untuk menembakkan peluru kemarin Sabtu di Selat Hormuz. Pelanggaran total terhadap perjanjian gencatan senjata kami Banyak di antaranya ditujukan ke kapal Prancis dan kapal kargo dari Inggris Itu tidak baik bukan?"

Laporan menyebut dua kapal komersial diserang saat melintasi Selat Hormuz setelah Iran mengumumkan kontrol militer atas jalur tersebut.

Selat Hormuz merupakan jalur strategis yang dilalui sebagian besar distribusi energi dunia sehingga insiden ini memicu kekhawatiran global.

Ketegangan meningkat setelah sebelumnya terjadi serangan oleh Amerika Serikat dan Israel terhadap target di Iran yang menimbulkan kerusakan dan korban sipil.

Gencatan senjata antara pihak terkait diumumkan pada 7 April 2026 dan berlaku selama dua pekan.

Pembicaraan lanjutan sempat dilakukan di Islamabad, Pakistan, pada 11 April, namun belum menghasilkan kesepakatan final.

Amerika Serikat juga dilaporkan melakukan blokade terhadap pelabuhan Iran.

Sejumlah pihak internasional masih berupaya melakukan mediasi untuk melanjutkan negosiasi dan meredakan ketegangan.

Penulis :
Gerry Eka