HOME  ⁄  Geopolitik

Pakar Iran Tegaskan Selat Hormuz Tak Akan Kembali Normal Usai Konflik dengan AS-Israel

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Pakar Iran Tegaskan Selat Hormuz Tak Akan Kembali Normal Usai Konflik dengan AS-Israel
Foto: (Sumber : Foto ini, yang diambil pada 14 April 2026, menunjukkan sebuah toko yang hancur akibat serangan AS dan Israel di Teheran, Iran. ANTARA/Xinhua/Shadati.)

Pantau - Seorang pakar kebijakan luar negeri Iran menyatakan situasi di Selat Hormuz tidak akan kembali ke kondisi semula setelah konflik berkepanjangan antara Iran dengan Amerika Serikat dan Israel.

Dampak Konflik dan Respons Iran

Pakar yang berbasis di Teheran, Abas Aslani, mengatakan bahwa serangan gabungan AS dan Israel terhadap Iran tidak berhasil melemahkan negara tersebut.

Ia menyebut, "Situasi di kawasan Asia Barat dan Selat Hormuz tidak akan kembali ke keadaan semula."

Aslani menilai serangan terhadap infrastruktur sipil seperti energi, medis, dan industri menunjukkan kegagalan strategi militer pihak lawan.

Ia juga menambahkan bahwa Iran tetap mampu memberikan respons melalui serangan rudal dan drone ke target Israel serta aset militer AS di kawasan.

Ketegangan Global dan Dampak Jangka Panjang

Menurut Aslani, serangan terhadap fasilitas sipil, termasuk pembangkit listrik tenaga nuklir, merupakan pelanggaran hukum internasional dan berpotensi menimbulkan dampak serius bagi kawasan.

Ia mengungkapkan, "Kita melihat bahwa Iran baru-baru ini menargetkan beberapa jet tempur Amerika dan mampu merespons serangan tersebut."

Konflik yang terjadi juga diyakini akan berdampak luas terhadap pasar energi global serta merusak kredibilitas Amerika Serikat dalam jangka panjang.

Selain itu, situasi ini dinilai memperumit upaya membuka kembali jalur strategis Selat Hormuz yang menjadi salah satu rute utama distribusi energi dunia.

Penulis :
Ahmad Yusuf