
Pantau - Kementerian Pertahanan Taiwan melaporkan peningkatan aktivitas militer China dengan mendeteksi 24 pesawat dan tujuh kapal angkatan laut Tentara Pembebasan Rakyat (PLA) yang beroperasi di sekitar wilayahnya dalam 24 jam terakhir.
Dalam pernyataan resmi, kementerian menyebutkan, "24 kali misi penerbangan pesawat PLA, 7 kapal PLAN dan 1 kapal resmi yang beroperasi di sekitar Taiwan terdeteksi hingga pukul 6 pagi (UTC+8) hari ini [22:00 GMT, Selasa]", ungkapnya.
Pelanggaran Garis Tengah dan Zona Udara
Sebanyak sebelas dari total 24 pesawat tersebut dilaporkan melintasi garis tengah Selat Taiwan yang selama ini menjadi batas tidak resmi antara kedua pihak.
Pesawat-pesawat tersebut juga memasuki zona identifikasi pertahanan udara Taiwan yang meningkatkan ketegangan di kawasan tersebut.
Sebelumnya, kapal induk Liaoning milik Angkatan Laut PLA juga dilaporkan melintasi Selat Taiwan dalam rangkaian aktivitas militer terbaru.
Latar Belakang Ketegangan China-Taiwan
Taiwan telah memiliki pemerintahan sendiri sejak tahun 1949 setelah berpisah dari China daratan.
Namun, pemerintah Beijing menganggap Taiwan sebagai bagian dari wilayahnya dan menegaskan kedaulatan atas pulau tersebut tidak perlu diperdebatkan.
Di sisi lain, Taiwan memiliki sistem pemerintahan hasil pemilu dan menyebut dirinya sebagai entitas otonom meskipun belum secara resmi mendeklarasikan kemerdekaan.
China juga menentang segala bentuk kontak resmi antara negara lain dengan Taipei sebagai bagian dari kebijakan satu China.
- Penulis :
- Shila Glorya








