
Pantau - Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menyoroti minimnya penerangan di ruang kelas saat meninjau Sentra Pendidikan di Kabupaten Mimika, Papua Tengah, Selasa, 21 April 2026.
Temukan Kelas Gelap dan Fasilitas Terbatas
Saat memasuki salah satu kelas yang sedang berlangsung pelajaran matematika, Gibran mempertanyakan kondisi ruangan yang gelap akibat keterbatasan lampu.
"Gelap sekali ruangan kelasnya. Listriknya mati Pak Guru?" tanyanya.
Ia kemudian melihat hanya satu lampu yang berfungsi sehingga pencahayaan kelas tetap minim meskipun jendela telah dibuka.
Selain ruang kelas, Gibran juga meninjau laboratorium IPA dan informatika serta menyoroti metode pembelajaran yang masih manual.
"Belum diajarkan materi formula ya? Input angkanya masih manual, enggak pakai formula? Kapan diajarkan?" ujarnya.
Soroti Asrama dan Dorong Perbaikan
Dalam kunjungan tersebut, Gibran juga meninjau asrama siswa dan kembali menemukan penerangan yang kurang memadai di lorong bangunan.
"Maintenance-nya agak kurang ya," katanya.
Kepala SMP Negeri Sentra Pendidikan Anton Rante menjelaskan bahwa fasilitas asrama disediakan bagi siswa dari wilayah terpencil agar tetap dapat mengakses pendidikan.
Ia menyebut seluruh kebutuhan siswa, mulai dari pendidikan, tempat tinggal, hingga makan, telah ditanggung pemerintah.
Salah satu siswa, Nikolausma Payau, mengaku merasa nyaman tinggal di asrama dan mendapatkan pembinaan layaknya di rumah.
Kunjungan ini turut didampingi sejumlah pejabat, termasuk Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan, Wakil Menteri Dalam Negeri, serta pemerintah daerah setempat.
- Penulis :
- Aditya Yohan







