
Pantau - Perwakilan Tetap Iran untuk PBB Amir Saeid Iravani menyatakan bahwa putaran perundingan antara Iran dan Amerika Serikat akan dilanjutkan jika Washington mencabut blokade angkatan laut terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran.
Iran Tunda Perundingan dan Ajukan Syarat
Iravani mengungkapkan bahwa negosiasi lanjutan direncanakan berlangsung di Islamabad, Pakistan, setelah blokade dicabut oleh pihak AS.
"Segera setelah mereka (mencabut) blokade ini, saya pikir putaran negosiasi selanjutnya akan berlangsung di Islamabad," ungkapnya.
Ia menambahkan bahwa Iran telah menerima "beberapa tanda" bahwa Amerika Serikat siap mencabut blokade tersebut.
Namun demikian, kantor berita Tasnim melaporkan bahwa Iran memutuskan menarik diri dari perundingan yang dijadwalkan pada Rabu (22/4) dan menyebut keputusan itu bersifat final.
Delegasi Iran juga telah menyampaikan kepada pihak AS melalui Pakistan sebagai mediator bahwa mereka tidak akan menghadiri pertemuan tersebut.
Blokade Selat Hormuz Picu Ketegangan
Blokade dilakukan oleh Angkatan Laut AS sejak 13 April terhadap seluruh lalu lintas maritim yang masuk dan keluar dari pelabuhan Iran di kedua sisi Selat Hormuz.
Langkah tersebut berdampak signifikan karena Selat Hormuz merupakan jalur strategis yang menyumbang sekitar 20 persen pasokan minyak, produk minyak bumi, dan LNG dunia.
Pemerintah AS menyatakan kapal non-Iran tetap dapat melintasi selat tersebut selama tidak membayar bea masuk kepada Teheran.
Sementara itu, otoritas Iran belum secara resmi memberlakukan bea masuk, namun rencana tersebut telah menjadi pembahasan di tingkat pemerintah.
- Penulis :
- Aditya Yohan








