
Pantau - Para menteri luar negeri negara-negara Arab mendesak Iran membayar ganti rugi atas kerusakan akibat penutupan Selat Hormuz dan serangan terhadap sejumlah negara di kawasan dalam pertemuan darurat Liga Arab, Selasa (21/4/2026).
Resolusi Liga Arab dan Tuntutan Ganti Rugi
Dalam resolusi yang disahkan melalui konferensi video di bawah kepemimpinan Bahrain, Iran dinyatakan memikul "tanggung jawab internasional penuh" atas serangan yang menargetkan sejumlah negara Arab.
Negara-negara yang terdampak meliputi Yordania, Uni Emirat Arab, Bahrain, Arab Saudi, Oman, Qatar, Kuwait, dan Irak.
Resolusi tersebut juga menegaskan Iran berkewajiban memberikan "ganti rugi penuh" atas seluruh kerugian sesuai hukum internasional.
Selain itu, penutupan Selat Hormuz serta ancaman terhadap Selat Bab el-Mandeb dinilai melanggar prinsip kebebasan navigasi global.
Dampak Regional dan Upaya Perdamaian
Menteri Luar Negeri Bahrain Abdullatif Al Zayani mengatakan tindakan Iran mengganggu jalur pelayaran internasional dan berdampak luas pada ekonomi global.
Ia mengungkapkan, "tindakan Iran mengganggu lalu lintas maritim, mengancam keamanan energi, pasokan makanan dan obat-obatan, dan merugikan perdagangan global dan ekonomi dunia."
Ketegangan kawasan meningkat setelah serangan gabungan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran pada 28 Februari yang kemudian dibalas oleh Teheran.
Upaya perdamaian terus dilakukan, termasuk melalui mediasi Pakistan yang sebelumnya menghasilkan gencatan senjata selama dua pekan dan kini diperpanjang untuk membuka peluang negosiasi lanjutan.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf








