
Pantau - Negara-negara ASEAN mendorong percepatan ratifikasi kesepakatan keamanan pasokan minyak bumi guna menjaga stabilitas energi di tengah eskalasi konflik di Timur Tengah.
Upaya Perkuat Ketahanan Energi Regional
Langkah tersebut dilakukan melalui percepatan ratifikasi ASEAN Framework Agreement on Petroleum Security (APSA) yang bertujuan menjamin pasokan energi tetap stabil dan tangguh di kawasan.
Menteri Perdagangan Filipina Cristina Roque mengatakan kesepakatan ini memungkinkan negara anggota mengambil langkah darurat secara terkoordinasi.
Ia mengungkapkan, “ASEAN tengah memajukan ratifikasi ASEAN Framework Agreement on Petroleum Security (APSA) untuk menjamin pasokan energi yang stabil dan tangguh.”
Di bawah skema APSA, negara-negara ASEAN dapat berbagi pasokan minyak serta menerapkan kebijakan darurat untuk mengatasi gangguan distribusi energi.
Dampak Konflik Timur Tengah
Percepatan ini dipicu oleh konflik yang melibatkan Amerika Serikat, Israel, dan Iran yang berdampak pada jalur distribusi energi global.
Serangan yang terjadi sejak akhir Februari memicu balasan dari Iran yang menargetkan wilayah Israel dan fasilitas militer AS di Timur Tengah.
Eskalasi tersebut mengganggu jalur strategis Selat Hormuz yang menjadi rute utama pengiriman minyak dan gas dari kawasan Teluk Persia ke pasar dunia.
Kondisi ini turut mendorong kenaikan harga minyak dan gas di berbagai negara serta meningkatkan kekhawatiran terhadap ketahanan energi global.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf





