HOME  ⁄  Geopolitik

Iran Tegaskan Kontrol Selat Hormuz, Semua Kapal Wajib Izin Militer di Tengah Ketegangan Geopolitik

Oleh Gerry Eka
SHARE   :

Iran Tegaskan Kontrol Selat Hormuz, Semua Kapal Wajib Izin Militer di Tengah Ketegangan Geopolitik
Foto: (Sumber: Foto arsip yang diambil pada 19 Februari 2025 ini menunjukkan Selat Hormuz. ANTARA/Xinhua/Wang Qiang.)

Pantau - Iran menegaskan tidak ada kapal yang dapat melintasi Selat Hormuz tanpa izin militer, seiring meningkatnya ketegangan geopolitik di kawasan tersebut.

Pernyataan ini disampaikan juru bicara militer Iran Mohammad Akraminia yang menegaskan bahwa pengendalian Selat Hormuz merupakan hak inheren negaranya.

Ia mengatakan, "Saat ini, Korps Garda Revolusi Islam Iran di wilayah barat dan militer negara di wilayah timur mengendalikan selat tersebut dengan kekuatan, dan tidak ada kapal, baik milik kawan maupun lawan, yang berhak melewatinya tanpa izin dan otorisasi dari pasukan kami,".

Pengawasan Ketat di Selat Hormuz

Pengawasan terhadap jalur strategis tersebut dilakukan oleh Korps Garda Revolusi Islam Iran di wilayah barat dan militer Iran di wilayah timur.

Sejumlah negara dilaporkan telah mengajukan permintaan resmi kepada Iran agar kapal mereka dapat melintasi Selat Hormuz.

Wakil Menteri Luar Negeri Iran Hamid Ghanbari menyebut permintaan tersebut disampaikan melalui jalur komunikasi diplomatik.

Dampak Ketegangan Geopolitik

Iran mulai memperketat kontrol di Selat Hormuz sejak 28 Februari setelah terjadi serangan gabungan yang melibatkan Amerika Serikat dan Israel ke wilayahnya.

Selain itu, Iran juga melarang kapal yang terafiliasi dengan Amerika Serikat dan Israel untuk menggunakan jalur aman di kawasan tersebut.

Kebijakan ini mencerminkan meningkatnya ketegangan geopolitik yang berpotensi memengaruhi stabilitas dan lalu lintas pelayaran internasional di Selat Hormuz.

Penulis :
Gerry Eka