HOME  ⁄  Geopolitik

AS Paksa 50 Kapal Komersial Ubah Haluan di Tengah Blokade Iran di Selat Hormuz

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

AS Paksa 50 Kapal Komersial Ubah Haluan di Tengah Blokade Iran di Selat Hormuz
Foto: (Sumber: Arsip foto - Kapal-kapal yang melewati Selat Hormuz. ANTARA/Shady Alassar/Anadolu/pri..)

Pantau - Militer Amerika Serikat memaksa 50 kapal komersial mengubah haluan guna mematuhi blokade laut terhadap Iran di kawasan Selat Hormuz.

Operasi Blokade dan Pengalihan Kapal

Komando Pusat Amerika Serikat (CENTCOM) menyatakan langkah tersebut dilakukan untuk memastikan kepatuhan terhadap kebijakan blokade maritim yang diterapkan sejak 13 April 2026.

"Hingga hari ini, lima puluh kapal komersial telah dialihkan oleh pasukan AS untuk memastikan kepatuhan," kata CENTCOM.

Blokade itu mencakup seluruh lalu lintas kapal yang keluar masuk pelabuhan Iran di kedua sisi Selat Hormuz yang merupakan jalur strategis perdagangan global.

Meski demikian, kapal non-Iran masih diperbolehkan melintas selama tidak melakukan pembayaran pungutan kepada pihak Iran yang sebelumnya sempat diwacanakan.

Dukungan Militer dan Ketegangan Kawasan

Presiden AS Donald Trump sebelumnya meluncurkan operasi bertajuk Project Freedom untuk membantu kapal-kapal yang terjebak di kawasan tersebut.

CENTCOM menyebut dukungan militer dalam operasi itu melibatkan kapal perusak rudal berpemandu, lebih dari 100 pesawat, sistem nirawak multi-domain, serta sekitar 15.000 personel militer.

Sementara itu, media Iran IRIB melaporkan adanya serangan rudal terhadap kapal perang AS, namun klaim tersebut dibantah oleh pihak CENTCOM.

Ketegangan di kawasan meningkat setelah Trump memperingatkan Iran akan menghadapi konsekuensi besar jika menyerang kapal AS di sekitar Selat Hormuz.

Penulis :
Ahmad Yusuf