HOME  ⁄  Geopolitik

AS Kirim Pesan Tertutup ke Iran Sebelum Jalankan Operasi di Selat Hormuz

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

AS Kirim Pesan Tertutup ke Iran Sebelum Jalankan Operasi di Selat Hormuz
Foto: (Sumber: AS kirim pesan tertutup ke Iran sebelum operasi di Selat Hormuz Kapal induk USS George HW Bush telah tiba di wilayah tanggung jawab Komando Pusat AS. Bush bergabung dengan Ford dan Lincoln saat Washington mempertahankan kehadiran angkatan laut yang besar di tengah kebuntuan negosiasi gencatan senjata dengan Iran. /ANTARA/Anadolu Ajensi/pri..)

Pantau - Pemerintah Amerika Serikat disebut mengirim pesan tertutup kepada Iran sebelum memulai operasi militer pengawalan kapal di Selat Hormuz yang dinamai “Project Freedom”.

Portal berita Axios melaporkan Gedung Putih menyampaikan pesan kepada Teheran pada Minggu (3/5) agar tidak mengganggu operasi Pentagon yang bertujuan mengawal kapal-kapal keluar dari Selat Hormuz.

Laporan tersebut mengutip pejabat Amerika Serikat dan sumber terkait yang menyebut Washington ingin mencegah eskalasi konflik di kawasan Timur Tengah.

Namun, laporan itu juga menyebut Iran diduga tetap menyerang kapal Angkatan Laut AS setelah pesan tersebut dikirim.

Pentagon Siapkan Operasi Besar di Selat Hormuz

Menteri Perang AS Pete Hegseth mengatakan Washington melakukan komunikasi dengan Iran secara terbuka maupun tertutup demi memastikan operasi berjalan tanpa hambatan.

Ia mengungkapkan Presiden Donald Trump masih membuka kemungkinan melanjutkan operasi militer besar-besaran terhadap Iran apabila tidak tercapai kesepakatan.

Trump sebelumnya mengumumkan “Project Freedom” pada 3 Mei untuk membantu kapal-kapal yang terjebak di Selat Hormuz.

Komando Pusat AS atau CENTCOM menyatakan operasi tersebut didukung kapal perusak berpeluru kendali, lebih dari 100 pesawat darat dan laut, platform nirawak multi-domain, serta sekitar 15 ribu personel militer.

Operasi pengawalan itu mulai dijalankan pada Senin pagi.

Konflik Iran-AS Masih Memanas

Ketegangan di Timur Tengah meningkat sejak 28 Februari setelah AS dan Israel melancarkan serangan bersama terhadap sejumlah target di Iran yang menyebabkan kerusakan dan korban sipil.

Pada 7 April, Washington dan Teheran sempat mengumumkan gencatan senjata selama dua pekan.

Namun, pembicaraan lanjutan di Islamabad, Pakistan, gagal menghasilkan kesepakatan damai.

Trump kemudian memperpanjang penghentian serangan untuk memberi waktu bagi Iran menyusun “proposal terpadu”.

Penulis :
Ahmad Yusuf