HOME  ⁄  Geopolitik

Trump Tunda Project Freedom untuk Buka Peluang Kesepakatan Damai dengan Iran

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Trump Tunda Project Freedom untuk Buka Peluang Kesepakatan Damai dengan Iran
Foto: (Sumber: Ilustrasi - Perundingan damai Iran dan Amerika Serikat dengan mediasi Pakistan. ANTARA/Anadolu/py/pri..)

Pantau - Presiden Amerika Serikat Donald Trump memutuskan menunda pelaksanaan Project Freedom di Selat Hormuz untuk sementara waktu demi membuka peluang tercapainya kesepakatan damai dengan Iran.

Trump menyampaikan keputusan itu melalui unggahan di platform Truth Social pada Rabu.

“Berdasarkan permintaan Pakistan dan negara-negara lain, keberhasilan militer luar biasa yang telah kami capai selama operasi militer terhadap negara Iran dan, selain itu, fakta bahwa kemajuan besar telah dicapai menuju kesepakatan lengkap dan final dengan perwakilan Iran,” tulis Trump.

“Kami telah sepakat bersama bahwa, sementara blokade akan tetap berlaku sepenuhnya, Project Freedom (pergerakan kapal melalui Selat Hormuz) akan dijeda untuk waktu singkat guna melihat apakah kesepakatan (damai dengan Iran) itu dapat difinalisasi dan ditandatangani,” lanjutnya.

Ketegangan AS-Iran Picu Krisis Selat Hormuz

Ketegangan di kawasan Timur Tengah meningkat sejak 28 Februari ketika Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan bersama terhadap puluhan target di Iran, termasuk di Teheran.

Serangan tersebut menyebabkan kerusakan dan korban jiwa di kalangan warga sipil.

Iran kemudian membalas dengan menyerang wilayah Israel dan fasilitas militer Amerika Serikat di Timur Tengah sebagai bentuk pertahanan diri.

Situasi tersebut memicu blokade de facto di Selat Hormuz yang menjadi jalur utama distribusi minyak dan gas alam cair dari kawasan Teluk Persia ke pasar global.

Penundaan Operasi Dinilai Buka Ruang Diplomasi

Penundaan Project Freedom dilakukan setelah adanya permintaan dari Pakistan dan sejumlah negara lain yang mendorong penyelesaian konflik melalui jalur diplomasi.

Trump menyebut telah ada perkembangan signifikan menuju kesepakatan final dengan pihak Iran.

Meski operasi pengawalan kapal ditunda sementara, blokade di kawasan Selat Hormuz disebut masih tetap berlaku sepenuhnya.

Kondisi di jalur pelayaran strategis itu sebelumnya turut memicu lonjakan harga minyak dunia dan tekanan ekonomi di berbagai negara.

Penulis :
Aditya Yohan