
Pantau - Presiden Amerika Serikat Donald Trump memberi ultimatum kepada Uni Eropa hingga 4 Juli 2026 untuk memenuhi komitmen dalam kesepakatan dagang bilateral atau menghadapi tarif impor yang disebut akan melonjak jauh lebih tinggi.
Trump menyampaikan ultimatum tersebut setelah melakukan pembicaraan dengan Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen terkait implementasi kesepakatan dagang yang sebelumnya disepakati di Turnberry, Skotlandia.
“Saya telah menunggu dengan sabar agar Uni Eropa memenuhi bagian mereka dalam Kesepakatan perdagangan bersejarah yang kita sepakati di Turnberry, Skotlandia. Kesepakatan dagang terbesar yang pernah ada!” tulis Trump melalui platform Truth Social.
Trump menegaskan Uni Eropa sebelumnya berjanji memangkas tarif perdagangan menjadi nol persen sesuai kesepakatan dengan Washington.
“Janji telah dibuat bahwa Uni Eropa akan memenuhi bagian mereka dalam kesepakatan itu dan, sesuai perjanjian, memangkas tarif mereka menjadi NOL!,” ungkap Trump.
Trump Ancam Tarif Baru untuk Uni Eropa
Trump mengatakan dirinya memberikan waktu tambahan hingga perayaan Hari Kemerdekaan ke-250 Amerika Serikat pada 4 Juli mendatang.
“Saya setuju untuk memberinya waktu hingga ulang tahun ke-250 negara kami atau, sayangnya, tarif mereka akan langsung melonjak ke tingkat yang jauh lebih tinggi,” katanya.
Selain isu perdagangan, Trump mengaku turut membahas Iran dalam percakapannya dengan Ursula von der Leyen, meski tidak secara rinci menyinggung konflik Ukraina.
Sebelumnya, Ketua Komite Perdagangan Internasional Parlemen Eropa Bernd Lange menyebut Uni Eropa dan AS diperkirakan dapat menyelesaikan perjanjian perdagangan bilateral dalam dua pekan mendatang.
Tarif Mobil Uni Eropa Jadi Sorotan
Ketegangan perdagangan AS-Uni Eropa kembali meningkat setelah Parlemen Eropa pada Januari lalu membekukan ratifikasi perjanjian dagang menyusul ancaman tarif dari Trump terhadap negara-negara Eropa yang menentang sikap Washington terkait Greenland.
Pada 1 Mei 2026, Trump juga mengumumkan rencana penerapan tarif 25 persen terhadap mobil dan truk impor asal Uni Eropa.
Trump menilai Uni Eropa gagal memenuhi komitmen perdagangan terhadap Amerika Serikat sehingga perlu dikenai kebijakan tarif baru.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf





