
Pantau - Azzam al-Hayya, putra pemimpin senior Hamas Khalil al-Hayya, dilaporkan tewas akibat luka-luka yang dideritanya dalam serangan udara Israel di Gaza City, Kamis (8/5) waktu setempat.
Sumber medis Palestina menyebut Azzam al-Hayya mengalami luka parah setelah serangan udara Israel yang menargetkan kerumunan warga Palestina di pusat Gaza City pada Rabu (6/5).
Azzam sempat menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Baptist, Gaza City, sebelum akhirnya dinyatakan meninggal dunia oleh tim dokter.
Israel Akui Menargetkan Azzam al-Hayya
Sumber militer Israel pada Rabu malam mengonfirmasi operasi tersebut memang menargetkan Azzam al-Hayya.
Azzam diketahui merupakan putra keempat Khalil al-Hayya yang tewas dalam operasi militer Israel dalam beberapa tahun terakhir.
Khalil al-Hayya mengecam serangan tersebut dan menuding Israel berupaya menekan para negosiator Palestina melalui eskalasi militer di Jalur Gaza.
“Perpanjangan dari agresi terhadap rakyat kami di mana pun,” ujar Khalil al-Hayya terkait penargetan terhadap putranya.
Hamas Tuding Israel Tekan Negosiator Palestina
Khalil al-Hayya juga memperingatkan ancaman Israel untuk memperluas operasi militer di Gaza bertujuan memaksa para pemimpin Palestina memberikan konsesi dalam proses negosiasi.
Situasi keamanan di Jalur Gaza hingga kini masih memanas di tengah operasi militer Israel yang terus berlangsung.
Serangan udara dan konflik berkepanjangan di wilayah tersebut terus memicu korban jiwa dan krisis kemanusiaan bagi warga sipil Palestina.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf
- Editor :
- Tria Dianti





