
Pantau - Duta Besar Amerika Serikat untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa Mike Waltz menyatakan negosiasi antara Amerika Serikat dan Iran masih terus berlangsung di tengah ketegangan kedua negara pascagencatan senjata.
"Negosiasi dan diplomasi itu masih berlangsung. Jadi, kita akan lihat apa yang akan mereka hasilkan," kata Mike Waltz.
Waltz menyebut Presiden Amerika Serikat Donald Trump ingin menyelesaikan konflik dengan Iran melalui jalur diplomasi.
Namun, ia menegaskan Trump siap kembali melanjutkan konflik apabila upaya diplomatik gagal mencapai hasil.
"Dia (Trump) memberikan diplomasi setiap kesempatan yang mungkin sebelum kembali ke permusuhan, tetapi dia benar-benar siap untuk melakukan itu," ujar Waltz.
Konflik AS dan Iran Memanas sejak Februari
Amerika Serikat dan Israel mulai menyerang target di Iran, termasuk Teheran, sejak 28 Februari 2026.
Iran kemudian melakukan serangan balasan ke wilayah Israel dan fasilitas militer Amerika Serikat di Timur Tengah.
Ketegangan tersebut memicu kekhawatiran internasional terhadap potensi konflik yang lebih luas di kawasan.
Pada 7 April 2026, Washington dan Teheran menyatakan gencatan senjata.
Pembicaraan Mediasi Belum Capai Kesepakatan
Setelah gencatan senjata diumumkan, pembicaraan kedua pihak dilanjutkan dengan mediasi Islamabad.
Namun, proses perundingan tersebut berakhir tanpa menghasilkan kesimpulan.
Hingga kini belum ada laporan mengenai dimulainya kembali permusuhan antara kedua pihak.
Amerika Serikat juga disebut mulai melakukan blokade terhadap pelabuhan Iran.
- Penulis :
- Gerry Eka





