
Pantau - Pakistan dilaporkan mengizinkan sejumlah pesawat militer Iran parkir di pangkalan udaranya di tengah konflik antara Amerika Serikat dan Iran.
Laporan tersebut disampaikan CBS News dengan mengutip pejabat Amerika Serikat.
Pesawat Iran dilaporkan ditempatkan di Pangkalan Udara Nur Khan dekat Rawalpindi tidak lama setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan gencatan senjata.
Salah satu pesawat yang disebut berada di pangkalan itu adalah RC-130 Angkatan Udara Iran yang merupakan varian intelijen dan pengawasan dari pesawat Lockheed C-130 Hercules.
Pakistan Bantah Tuduhan Tempatkan Pesawat Iran
CBS News melaporkan pengerahan pesawat itu kemungkinan dilakukan Iran untuk mengantisipasi serangan Amerika Serikat.
Namun seorang pejabat senior Pakistan membantah klaim tersebut.
Pejabat itu menyebut pangkalan Nur Khan berada di pusat kota sehingga keberadaan pesawat sulit disembunyikan dari publik.
Iran juga disebut mengirim pesawat sipil ke Afghanistan sebelum konflik dimulai.
Seorang petugas penerbangan sipil Afghanistan mengatakan pesawat Mahan Air mendarat di Kabul sesaat sebelum Iran menutup wilayah udaranya.
Karena meningkatnya ketegangan antara Pakistan dan Afghanistan pada Maret, pesawat tersebut dipindahkan ke Bandara Herat dekat perbatasan Iran.
Konflik AS-Iran Picu Ketegangan Kawasan
Juru bicara Taliban Zabihullah Mujahid membantah adanya pesawat Iran di Afghanistan.
Pada 28 Februari 2026, Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan terhadap Iran yang menimbulkan korban jiwa dan kerusakan.
AS dan Iran kemudian mengumumkan gencatan senjata pada 7 April 2026 dan melanjutkan negosiasi di Islamabad.
Negosiasi tersebut dilaporkan berakhir tanpa kesepakatan.
Donald Trump kemudian memperpanjang masa gencatan senjata untuk memberi waktu kepada Iran mengajukan "proposal terpadu".
Konflik tersebut sempat mengganggu lalu lintas di Selat Hormuz yang menjadi jalur utama distribusi minyak dan gas dunia sehingga memicu kenaikan harga energi global.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf





