HOME  ⁄  Geopolitik

Kekalahan Telak di Pemilu Lokal Bikin Keir Starmer Didukung Mundur oleh Menteri Kabinet

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Kekalahan Telak di Pemilu Lokal Bikin Keir Starmer Didukung Mundur oleh Menteri Kabinet
Foto: (Sumber: Perdana Menteri Inggris Keir Starmer meninggalkan Downing Street No. 10 untuk menghadiri sesi tanya jawab parlemen di London, Inggris, pada Rabu (15/4/2026). (ANTARA/Raşid Necati Aslım/Anadolu/pri).)

Pantau - Perdana Menteri Inggris Keir Starmer menghadapi tekanan politik yang semakin besar setelah Partai Buruh mengalami kekalahan telak dalam pemilu lokal di berbagai wilayah Inggris.

Sedikitnya enam menteri kabinet dilaporkan mendesak Starmer untuk mengundurkan diri menyusul hasil buruk Partai Buruh dalam pemilu daerah yang digelar pada 7 Mei lalu.

Enam Menteri Kabinet Desak Starmer Mundur

Laporan The Telegraph menyebut Menteri Dalam Negeri Shabana Mahmood, Menteri Pertahanan John Healey, Menteri Energi Ed Miliband, Menteri Kebudayaan Lisa Nandy, Menteri Luar Negeri Yvette Cooper, dan Menteri Kesehatan Wes Streeting menjadi bagian dari pihak yang meminta Starmer mundur.

Tekanan politik terhadap Starmer semakin kuat setelah puluhan anggota parlemen Partai Buruh juga menyerukan pergantian kepemimpinan.

Kabinet Inggris menggelar rapat di Downing Street pada Selasa waktu setempat untuk membahas kondisi politik internal partai usai hasil pemilu yang mengecewakan.

Starmer Tegaskan Tetap Memimpin Pemerintahan

Meski mendapat desakan mundur, Starmer menegaskan dirinya tetap akan menjalankan tugas sebagai perdana menteri Inggris.

"Seperti yang saya katakan, saya bertanggung jawab atas hasil pemilu. Partai Buruh mempunyai mekanisme untuk menuntut pergantian pemimpinnya dan itu belum dijalankan. Namun, negara mengharapkan kita untuk terus memimpin. Itulah yang saya lakukan dan yang perlu kita lakukan sebagai sebuah kabinet," ujar Starmer seperti dikutip SkyNews.

Sebelumnya, Menteri Perumahan Rakyat Inggris Miatta Fahnbulleh lebih dulu mengundurkan diri dari pemerintahan sambil meminta Starmer melepas jabatannya.

Jumlah anggota parlemen Partai Buruh yang meminta Starmer mundur juga dilaporkan telah melampaui 70 orang, meningkat tajam dari sebelumnya sekitar 30 orang.

Dalam pemilu lokal yang berlangsung di 136 wilayah Inggris, Partai Buruh kehilangan hampir 1.200 kursi dari total sekitar 2.200 kursi yang sebelumnya mereka kuasai di dewan daerah.

Partai Reformasi Britania Raya yang berhaluan kanan menjadi pemenang terbesar dengan berhasil merebut sekitar 1.400 kursi dewan daerah.

Penulis :
Aditya Yohan