
Pantau - Perdana Menteri Greenland Jens-Frederik Nielsen menyebut pertemuan dengan utusan khusus Amerika Serikat Jeff Landry berlangsung konstruktif, namun belum membuka peluang kerja sama yang lebih luas antara Greenland dan Washington.
Pertemuan tersebut berlangsung bersama Duta Besar AS untuk Denmark Kenneth Howery dalam suasana yang disebut berjalan baik.
Menurut laporan stasiun televisi Denmark TV2, Nielsen menegaskan tidak ada terobosan baru dalam hubungan kedua pihak.
“Tidak,” ujar Nielsen singkat saat ditanya apakah pembicaraan itu membuka peluang kerja sama lebih besar dengan Amerika Serikat, Senin (19/5/2026).
Greenland Tegaskan Hubungan Berdasarkan Saling Menghormati
Nielsen mengatakan seluruh pihak kembali menegaskan pentingnya membangun hubungan berdasarkan rasa saling menghormati.
“Semua hal yang telah disampaikan sejak awal kembali ditegaskan,” ungkapnya.
Sementara itu, Menteri Luar Negeri Greenland Mute Egede menyatakan posisi dasar hubungan Greenland dengan Washington tetap tidak berubah.
Sebelumnya, Kedutaan Besar AS di Kopenhagen menyebut Jeff Landry dan Kenneth Howery akan bertemu masyarakat Greenland untuk mengidentifikasi peluang ekonomi bagi Amerika Serikat di wilayah tersebut.
Greenland Tolak Gagasan Bergabung dengan AS
Greenland merupakan wilayah otonom yang berada di bawah Kerajaan Denmark.
Presiden Amerika Serikat Donald Trump sebelumnya beberapa kali menyatakan Greenland seharusnya bergabung dengan AS karena memiliki posisi strategis bagi keamanan nasional Amerika.
Namun, pemerintah Greenland dan Denmark menolak gagasan tersebut dan menegaskan integritas wilayah mereka harus dihormati.
Pemerintah Greenland juga menekankan bahwa kerja sama internasional tetap harus dilakukan tanpa mengganggu kedaulatan wilayah otonom tersebut.
- Penulis :
- Aditya Yohan





